Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Sabtu
8
Apr '06

Revisi UU Tenaga Kerja Ditentukan Tripartit


Keputusan direvisi atau tidak Undang-Undang Ketenagakerjaan akan ditentukan tripartit. Jika diputuskan direvisi, materi revisi akan dibahas tripartit, sedangkan draf yang ada, yang kini diprotes kaum buruh, hanya sebagai referensi.

Demikian kesepakatan yang dicapai dalam pertemuan tripartit, yakni pertemuan antara pemerintah, pengusaha, dan buruh, di Wisma Negara, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (7-4). Pertemuan selama dua jam itu difasilitasi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, sebagai respons pemerintah atas maraknya unjuk rasa menentang rencana revisi UU No. 13/2003 tentang Ketenagakerjaan itu.

Pertemuan dihadiri 30 organisasi serikat buruh dan serikat pekerja, Kamar Dagang dan Industri (Kadin), dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Dari kalangan pemerintah, selain Presiden dan Wakil Presiden, juga hadir Menteri Koordinator Perekonomian Boediono, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Widodo A.S., Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie, dan sejumlah menteri lain.

Aburizal Bakrie, ketika menjelaskan hasil-hasil pertemuan, mengatakan forum tripartit akan merekomendasi perlu tidaknya realisasi revisi UU Ketenagakerjaan tersebut.

“Kalau mereka katakan tidak, berarti tidak perlu revisi. Tetapi, kalau hasilnya adalah harus direvisi, akan kami revisi,” kata Aburizal.

Jika rekomendasi tripartit perlu dilakukan revisi, ujar Aburizal, forum itu akan merumuskan rancangan revisinya. Sedangkan draf yang ada kini akan dijadikan referensi. Rancangan tripartit itulah yang akan diajukan pemerintah ke DPR.

Untuk itu, ujar Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Presiden meminta Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi segera memulai forum tripartit itu. Lebih lanjut Aburizal mengatakan pemerintah juga akan mengevaluasi pelaksanaan UU Ketenagakerjaan. Sebuah universitas terkemuka akan ditunjuk mengevaluasi itu secara independen.

Aburizal mengungkapkan saat membuka pertemuan, Presiden membeberkan tiga pilar yang harus dijadikan wacana bagi semua pihak yang berkepentingan dalam masalah ketenagakerjaan.

Dan, secara menyeluruh, hari ini (8-4), Presiden akan menyampaikan penjelasan terbuka kepada rakyat mengenai masalah perekonomian, khususnya masalah ketenagakerjaan.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Suparno mengatakan pemerintah belum bisa menjadwalkan dan menargetkan penyelesaian revisi UU Ketenagakerjaan tersebut. “Kemungkinan besar draf revisi UU itu dibahas dari awal lagi,” ujarnya.

Ketua Umum Kadin M.S. Hidayat mengatakan pihaknya telah menyusun draf revisi yang selanjutnya disandingkan dengan draf pemerintah, buruh atau lainnya.

Sedangkan Ketua Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia, Rekson Silaban, mengatakan pihaknya menunggu sikap pemerintah yang akan disampaikan Presiden hari ini sebelum menentukan apakah akan menghentikan demonstrasi atau tidak. n U-1

“Jadi secepat dan seakomodatif apa respons Presiden nanti, kami bereaksi yang tentu saja proporsional,” ujarnya. Sementara itu, kalangan pengusaha dari berbagai daerah mengkhawatirkan berlanjutnya unjuk rasa buruh akan mengganggu target produksi.

Ketua Apindo Jawa Tengah Joko Wahyudi di Semarang, kemarin, mengatakan sejauh ini pihaknya belum mendata jumlah kerugian akibat demonstrsi buruh. Sedangkan Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jawa Barat mengatakan kerugian anggotanya mencapai Rp70 miliar akibat aksi tersebut. Sebab itu, API Jawa Barat segera mengajukan tuntutan ganti rugi kepada asosiasi buruh yang menjadi penggerak unjuk rasa dalam sepekan ini.

Sumber : Lampung Post, Jakarta 


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Rapat Dengar Pendapat Pansus DPRD dengan Pemkab Humbahas Soal CPNS Memanas
Artikel selanjutnya :
   » » Pembunuh Ny Eli Diduga Tetangga