Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Sabtu
8
Apr '06

Rapat Dengar Pendapat Pansus DPRD dengan Pemkab Humbahas Soal CPNS Memanas


Rapat dengar pendapat Pansus DPRD Humbang Hasundutan (Humbahas) dengan Pemkab Humbahas mengenai kejanggalan-kejanggalan dan kekeliruan soal penerimaan CPNS TA 2005 memanas dan belum membuahkan hasil, Kamis (6/4) di Ruang Komisi D Jalan Siborongborong Doloksanggul. Sehingga rapat dengar pendapat yang tertutup bagi wartawan itu akan dilanjutkan, Selasa (11/4) mendatang dengan topik yang sama yaitu membahas beberapa kejanggalan mengenai penerimaan CPNS di Humbang Hasundutan. Dengar pendapat itu berlangsung selama enam jam mulai pukul 10.00 WIB sampai 16.00 WIB.

Para Pejabat yang hadir mewakili Pemkab Humbahas yaitu Asisten I M Silalahi SH, Asisten II Poster Sianturi SH, Kepala BKD AR Purba SH MM dan Drs AP Marbun (sebelumnya Kabag Kepegawaian). Sedangkan dari DPRD Humbahas yaitu Ketua Pansus CPNS TA 2005 Tiopan Simamora SE, Wakil Ketua Ramses Lumbangaol, Sekretaris Bresman Sianturi, Kamaruddin Nababan dan Jongar Purba SH dan tetap dikordinir Ketua DPRD Humbahas Bangun Silaban SE.

Usai rapat dengar pendapat, Tiopan Simamora SE, menjelaskan kepada wartawan banyak ditemukan kejanggalan dan kekeliruan serta manipulasi jumlah formasi yang dibutuhkan. Karena sesuai dengan kunjungan Pansus CPNS didampingi Wakil Ketua Kristian Situmorang ke BKD Propinsi Sumut ada ditemukan peserta rangking tujuh diluluskan di Pemkab Humbahas menjadi urutan nomor dua. Khusus mengenai tenaga honorer banyak ditemukan kejanggalan karena peserta yang lulus tidak memenuhi syarat dan bertentangan dengan PP nomor 48/2005 tentang pengangkatan tenaga honorer menjadi PNS dan pengangkatan CPNS dari umum. Namun walaupun demikian Pansus akan bekerja terus untuk mengusut sampai tuntas dimana letak persoalannya dan siapa dalangnya. “Kami Pansus tidak tinggal diam dalam menangani kejanggalan dan manipulasi penerimaan CPNS TA 2005 dan harus dituntaskan. Ini menyangkut kepentingan masyarakat luas, karena ada peserta sudah dinyatakan lulus di BKD Propinsi Sumut malah dikalahkan di Pemkab Humbahas”, tegas Tiopan Simamora.

Tiopan Simamora juga menegaskan hasil temuan Pansus mengenai kejanggalan dan manipulasi penerimaan CPNS TA 2005 di Humbahas akan dilimpahkan ke penegak hukum supaya diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Menurutnya, apabila kasus itu sudah ditangani penegak hukum maka siapa dalangya terpaksa akan “berteriak dan buka mulut”.

Dalam penerimaan pengumuman CPNS 2005, Pemkab Humbahas antara lain membutuhkan 10 orang formasi dari jenjang pendidikan D-III Informatika Komputer, 3 dari tenaga honorer dan 7 dari umum. Namun setelah hasil pengumuman seorangpun tidak ada dinyatakan lulus padahal yang ikut ujian sebanyak 112 peserta. Sesuai dengan temuan Pansus ke BKD Sumut ternyata nama-nama  peserta D-III Informatika Komputer ada dinyatakan lulus. Nama-nama tersebut antara lain, Rindu Hutapea rangking 1, Ridwan Purba rangking 2, Horas rangking 3, Antonius rangking 4, Jansen Manullang rangking 5, Kopman Pasaribu rangking 6 dan Johannes rangking 7. Namun yang menjadi pertanyaan bagi Pansus kenapa Pemkab Humbahas tidak mengumumkan nama-nama itu.

Saat rapat dengar pendapat, seorang peserta ujian Poltak Munthe jurusan S-1 Sejarah datang ke DPRD Humbahas untuk mempertanyakan nasibnya karena nomornya dinyatakan lulus tapi saat mendaftar ulang tidak diterima panitia. Dia menjelaskan kepada wartawan, saat ujian berlangsung peserta dua orang dan dibutuhkan hanya satu orang dari tenaga honorer yaitu Poltak Munthe nomor peserta 109660001 dan Rivaldo Simanullang nomor ujian 109660002. Setelah ada pengumuman hasil namanya tidak ada disebutkan namun nomor ada menjadi atas nama Rivaldo Simanullang.

Wakil Bupati Humbahas M Manullang ketika dikonfirmasi melalui telepon selularnya, Kamis (6/4) sore mengungkapkan bahwa penerimaan CPNS TA 2005 di Humbahas sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Apabila nantinya ditemukan kejanggalan yang tidak sesuai dengan peraturan serta tidak memenuhi syarat maka nama peserta akan dibatalkan.

Sumber : (RHS/c)  Harian SIB, Dolok Sanggul


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Sabtu, Tanggapan Presiden Atas Revisi UU Ketenagakerjaan
Artikel selanjutnya :
   » » Revisi UU Tenaga Kerja Ditentukan Tripartit