Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Sabtu
8
Apr '06

Puluhan Pejabat Pemkot Ikuti Uji Kelayakan


Puluhan pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya kemarin mengikuti fit and proper test (uji kelayakan). Mereka yang ikut adalah pejabat eselon II, III dan IV. Untuk eselon II diikuti tiga orang yang berpeluang mengisi jabatan Kadis Tata Kota dan Permukiman. Yakni Arif Darmansyah (Kabid Pemetaan Dinas Tata Kota dan Permukiman), Togar Silaban (Kabid Prasarana dan Fisik Bappeko) dan Yuli Subandini (Kasudin Perizinan Dinas Tata Kota dan Permukiman).

Untuk eselon II ini, fit and proper test dipimpin Arif Afandi. Juga ada Sukamto Hadi dan unsur tim independen ditunjuk Don Rosano. Don adalah anggota staf ahli Wali Kota Surabaya.

Sedang pejabat eselon III seperti kepala bagian dan camat dipimpin oleh Asisten III Moh Fadhil. Sedang pejabat eselon IV seperti lurah dipimpin anggota Baperjakat Suyitno Miskal. Tes kemampuan ini sendiri berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB.

Para pejabat yang mengikuti uji kemampuan tersebut disiapkan untuk menggantikan beberapa jabatan kosong yang ditinggal pejabat sebelumnya karena pensiun atau yang bakal terkena mutasi. Saat ini, tim Baperjakat sedang menggodok proses mutasi yang akan dilaksanakan sebentar lagi.

Para pejabat ini sendiri sejak pagi sudah hadir di ruang siang wali kota, tempat pelaksanaan fit and proper test. Mereka masuk ruang satu persatu sesuai jadwal yang tercantum di undangan sebelumnya.

Soal materi yang diujikan apakah menyangkut masalah teknis bidang yang ditangani, Arif Afandi menyatakan masalah wawasan terhadap lingkup kerja yang ditangani selama ini dan masalah umum lainnya. Hasil tes ini langsung akan diberikan kepada walikota untuk kemudian dipilih siapa yang pantas menduduki jabatan yang sedang lowong di pemkot Surabaya.

Menurut Arif, hasil dari uji kemampuan tersebut akan menjadi masukan bagi wali Kota untuk menentukan jabatan. Menyangkut posisi Kadis Tata Kota dan Permukiman, Arif menyatakan nilai masing-masing calon dalam uji kemampuan akan menjadi second opinion Wali Kota Surabaya untuk mengambil keputusan.

‘’Kalau memang nilai pak Arif kalah dibanding dua calon lain, bisa saja posisinya diganti. Tapi kalau nilainya baik dan lebih siap, tentu pak Arif akan ditingkatkan status jabatannya menjadi definitif,'’ katanya. Saat ini, Arif Darmansyah sendiri masih berstatus pelaksana tugas (plt).

Sedang Suyitno Miskal, anggota Baperjakat menjelaskan bahwa fit and proper test yang dipimpinnya diikuti sekitar 18 calon pejabat lurah.n
Sumber : (edo) Republika Online, Surabaya


Baru ada 1 tanggapan untuk artikel “Puluhan Pejabat Pemkot Ikuti Uji Kelayakan”

  1. Tanggapan siapa dia:

    rasanya nggak perlu ada uji kelayakan. yang perlu uji “kedekatan” dan uji “link siapa dia”. karena banyak personal yang kurang proper dan kurang fit bisa juga jadi pejabat. biarpun berprestasi, if tidak dekat dan punya link jangan harap namanya disebut.itulah Indonesia. salam!

Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.