Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Selasa
4
Apr '06

Arief Darmansyah Gantikan Ngatiaji


Akhirnya Wali Kota Surabaya Bambang DH tidak memperpanjang jabatan Ir Ngatiaji sebagai Kepala Dinas Tata Kota dan Permukiman Pemkot Surabaya. Ngatiaji sendiri sudah masuk masa pensiun per 1 April 2006 lalu. Sebagai gantinya, Bambang DH menetapkan Ir Arief Darmansyah. Hanya saja, posisi Arief masih belum definitif alias pelaksana tugas (plt). Kepastian Arief sebagai Plt Kadis Tata Kota dan Permukiman tersebut diungkapkan Bambang DH kepada wartawan kemarin (3/4).

‘’Atas berbagai pertimbangan, termasuk masukan dari Baperjakat, akhirnya Pak Arief saya tetapkan sebagai pengganti pak Ngatiaji,'’ katanya.

Menurut Bambang, dipilihnya Arief Darmansyah karena pejabat ini sebelumnya sudah memiliki pengalaman memimpin dinas ini. Sebelum dinas ini dilebur, Arief adalah Kepala Dinas Tata Kota. Setelah dinas ini dilebur dengan dinas Pengawasan Bangunan dan berubah menjadi dinas tata kota dan permukiman, Arief dilorot menjadi Kabid Pemetaan Dinas Tata Kota dan Permukiman.

‘’Saat peleburan dulu dengan legowo Pak Arief bersedia diturunkan dengan tujuan memberikan kesempatan kepada Pak Ngatiaji dulu. Jadi Pak Arief tidak dipakai dulu bukan karena kinerjanya jelek,'’ ungkapnya.

Sebelumnya, menjelang masa pensiun, posisi Ngatiaji sebagai kepala dinas masih cukup aman. Sebab, dikabarkan pejabat ramah ini bakal diperpanjang. Bahkan, sampai Ahad (3/3) kemarin pun, Ngatiaji masih ‘aman’ sebagai kepala dinas. Ini seperti diungkapkan Wakil Wali Kota Arif Afandi di salah satu surat kabar.

Pernyataan Arif Afandi yang berbeda dengan Bambang DH inipun akhirnya memunculkan berita tak sedap. Antara Bambang dan Arif dikabarkan sudah tidak harmonis lagi. Saat ditanya soal ini, Bambang menolak mentah-mentah.

‘’Siapa bilang kita tidak harmonis. Sebenarnya pak Arif sudah tahu rekomendasi baperjakat yang masuk ke saya. Saya terima rekomendasi baperjakat pada Rabu (29/3) lalu. Dan pak Arif juga tahu,'’ kilah Bambang.

Dijelaskan, surat penunjukkan Arief sebagai Plt Kadis Tata Kota dan Pemukiman Pemkot Surabaya sudah dikirimkan ke Gubernur Jatim untuk dimintakan persetujuan. Sebab, sesuai peraturan, untuk jabatan eselon II mekanismenya memang harus mendapat persetujuan dari Gubernur Jatim.

Selain Arief, kata Bambang, dua nama lain yang dari sisi kepangkatan juga memenuhi syarat untuk menjadi kadis, yakni Togar Silaban dan Juli Subandi juga dikirimkan. ‘’Nanti yang menentukan ya gubernur,'’ ungkapnya. n
Sumber :  (edo) Republika Online, Surabaya


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.