Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Kamis
9
Mar '06

Sembilan Terdakwa Illegal Logging Dihukum 1-2 Tahun Penjara di PN Tarutung


Sembilan terdakwa terlibat illegal logging di Kecamatan Pagaran - Taput, dijatuhi hukuman 1 s/d 2 tahun penjara dan dikenakan denda bervariasi antara Rp 20 juta sampai Rp 50 juta. Sementara itu Colt Diesel BK 9844 FM milik bos para terdakwa yang disebut DPO disita untuk negara. Putusan Pengadilan Negeri Tarutung dibacakan Majelis Hakim dipimpin Saur Sitindaon SH MH dan anggota Ichwan Hendrato SH dan Gaberia Pasaribu SH, Senin (6/3).

Kesembilan terpidana masing-masing Charles Silaban dan Bilher Simamora dalam satu berkas perkara dijatuhi hukuman 1 tahun penjara denda Rp 30 juta. Pada berkas lain, Hotman Hutasoit dijatuhi hukuman 1 tahun 2 bulan penjara denda Rp 20 juta. Begitu juga Manoto Purba dan Mangihut Purba dipidana 1 tahun 6 bulan denda 50 juta serta 1 unit Chainsaw (mesin gergaji) dan 5 potong vinus dirampas untuk negara.


Sedangkan Holders Sihombing dan Halomoan Nababan dihukum masing-masing 1 tahun denda Rp 50 juta, barang bukti 1 unit Colt Diesel BK 8944 TM dikembalikan kepada pemiliknya karena mobil itu desewa dan 39 batang vinus dirampas untuk negara. Terpidana lainnya, Lata Hisar Purba dan Kardinal Purba dipidana masing-masing 1 tahun penjara dan barang bukti 1 unit Colt Diesel BK 9844 FM milik bos illegal logging yang disebut DPO (walau di tengah masyarakat setiap hari terlihat), serta 39 batang vinus dirampas untuk negara.

Para terpidana disebut melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam pasal 50 ayat 3 huruf h jo pasal 78 ayat 7 UU No 41, sesuai dengan dakwaan Jaksa Penuntut Umum, Meisners Manalu SH.
Atas putusan Majelis Hakim, kepada Advocat Raja Induk Sitompul SH dan Ungkap Sitompul SH maupun terdakwa diberi kesempatan untuk menerima putusan atau banding diberi tenggang waktu untuk pikir-pikir.
Di luar persediaan, salah seorang dari terpidana yang tidak menyebut namanya mengatakan, mereka sebagai supir dan kernet motor diajukan ke persidangan dan dihukum, sementara bos pelaku utamanya yang langsung mereka sebut kepada penyidik dan penuntut umum tidak diajukan sebagai terdakwa. “Malah kami langsung digertak petugas dengan mengatakan, tidak ada itu saya tanya sama kau,” ujarnya.

Sumber : (G4/r) Harian SIB, Tarutung


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.