Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Rabu
8
Mar '06

Polres Simalungun akan Audit Keuangan Koperasi Kosipgus Siantar


Polres Simalungun sebagai penyidik akan melakukan audit terhadap keuangan Koperasi Kosipgus dengan menghadirkan auditor independen, Minggu depan guna menuntaskan dugaan penggelapan uang koperasi sebesar Rp 337 juta lebih berdasarkan hasil audit KJA Handayani beberapa waktu lalu. Polres kini terus mengumpulkan bukti-bukti dan masih melakukan penyidikan dengan memeriksa sejumlah saksi termasuk pengurus Koperasi.

Hal itu dikatakan Kapolres Simalungun AKBP Drs Alex Mandalika saat menerima ratusan kaum ibu anggota Koperasi Kosipgus Siantar saat menuntut penuntasan pengaduan atas penggelapan keuangan koperasi. Saat menerima kaum ibu Kapolres didampingi Kabag Ops Kompol Timbul Silaen, Kasat Intel AKP Robert Simanjuntak, Kasat Serse AKP Den Martin, Kasat Samapta AKP PG Silaban, Kanit P3D Iptu Robert Gultom.
Namun berbagai permasalahan menyangkut perkoperasian menurutnya tidak dicampuri karena memiliki anggaran dasar dan anggaran rumah tangga sehingga polisi tidak masuk ke domain (wilayah) yang bukan kewenangannya. “Kewenangan polisi dalam melakukan audit adalah untuk melakukan pengusutan dugaan penggelapan keuangan koperasi yang disangkakan kepada pengurus bukan untuk mengaudit koperasi. Karena sebagaimana undang-undang koperasi, berbagai keputusan menyangkut koperasi ditentukan oleh RAT (Rapat Anggota Tahunan) sebagai keputusan tetinggi,” ujar Kapolres.

Sementara itu Naik Ginting juru bicara anggota Koperasi dalam orasinya menyampaikan kekecewaan atas terjadinya pemotongan gaji anggota koperasi lewat kantor pos pada 2 Maret padahal bulan sebelumnya tidak terpotong. Ditambahkan pemotongan dilakukan petugas pos berdasarkan surat Polres Simalungun tertanggal 28 Februari 2006 yang membatalkan surat terdahulunya pada 2 Februari agar kantor pos tidak melakukan pemotongan gaji.

Dikatakan, anggota koperasi bukan tidak mau membayar hutangnya, tetapi menundanya hingga pengaduannya mendapatkan kepastian hukum yang tetap. Usai mendapat jawaban dan tanya jawab dengan Kapolres massa selanjutnya meninggalkan Mapolres Simalungun. Sebelum mendatangi Mapolres anggota koperasi lebih dulu mendatangi kantor Bupati Simalungun menyampaikan kasus yang sama.

Sumber : (DP/p) Harian SIB


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.