Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Rabu
21
Des '05

17 Mantan Anggota DPRD Kota Depok Dituntut Setahun Penjara


Jaksa Penuntut Umum (JPU) Bambang Suharyadi menuntut sebanyak 17 terdakwa mantan dan anggota DPRD Kota Depok periode 1999-2004 yang terlibat kasus korupsi dana APBD senilai Rp7,5 miliar dengan hukuman setahun penjara dan denda Rp50 juta atau subsider enam bulan penjara, melalui persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (20/12).

Sebelum persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Andi Samsan Nganro itu, sempat diwarnai dengan bentrokan massa, yakni dari Forum Bersama Masyarakat Depok (FBMD), yang mengusung aspirasi pengadilan dapat dilakukan dengan bersih dan juga menuntut menghukum koruptor dengan seberat-beratnya, dengan massa lain yang menamakan dirinya Kumpulan Orang-orang Depok (KOOD), yang mendukung 17 terdakwa.

Sidang korupsi APBD Depok itu sendiri diisi dengan pembacaan tuntutan terhadap 17 mantan dan anggota DPRD Depok. Para terdakwa kasus itu terbagi dua berkas terpisah, yakni berkas pertama atas nama terdakwa Sutadi (52), Naming D Bothin (60), dan M Hasbullah Rahmad (34).

Sedangkan berkas kedua, Bambang Sutopo (37), Bambang Prihanto (46), Mazhab (42), Mansyuria (44), Rafie Ahmad (50), Ma`ruf Aman (54), Ratna Nuriana (41), Sasono (49), Damanhuri (38), Kusdiharto (44), Hiras Toni Hutapea (51), Agus Sutondo (37), Christian Poltak Selamet Silaban (47) dan Haryono (42).

Kronologis bentrok antarmassa itu bermula ketika massa KOOD telah memenuhi ruangan sidang sejak pukul 10:00 WIB. Massa yang jumlahnya sekitar 100 orang itu awalnya hanya duduk-duduk menunggu sidang dimulai.

Selanjutnya, sekitar pukul 11:00 WIB, massa yang tergabung dalam FBMD juga mendatangi pengadilan. Di luar pengadilan, massa FBMD berteriak-teriak menuntut pengadilan yang bersih. Massa yang jumlahnya sekitar 100 orang itu juga meneriakkan agar pengadilan menuntut dan menghukum para pelaku korupsi dengan ganjaran seberat-beratnya.

Tetapi, mendengar teriakan itu, pendukung 17 terdakwa pun mulai panas dan mereka langsung meninggalkan ruang sidang dan keluar menghadang FBMD. Akhirnya, massa kedua kubu pun bersitegang di halaman pengadilan, dan entah siapa yang memulai, sekitar pukul 11:45 WIB, sebagian massa sudah terlibat perkelahian.

Salah seorang massa pendukung 17 terdakwa terluka di bibir akibat perkelahian itu. Melihat ada temannya yang luka, pendukung mantan dan anggota DPRD Depok itu pun marah dan membalas menyerang massa FBMD, dan akibatnya bentrokan pecah sehingga keadaan semakin tak terkendali.

Beruntung petugas kepolisian segera turun tangan, dan setelah dilakukan perundingan dengan fasilitasi polisi kedua kubu kemudian bisa berdamai. Massa pendukung 17 terdakwa kembali ke ruang sidang, sedangkan massa FBMD memilih berada di luar pagar pengadilan.

Sumber : ***(ine/ant) Jurnalnet.com, Cibinong


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.