Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Minggu
18
Des '05

Ancaman Depdagri Dicuekin


Kisruh Blanko KTP

Gertakan Departemen Dalam Ne­geri (Depdagri) yang akan mengadukan PT Ja­suindo Tiga Perkasa (PT JTP) ke polisi di­tang­gapi dingin PT JTP. Depdagri menuding PT JTP telah memalsukan blanko Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Sebelumnya, Asosiasi Percetakan Sekuriti In­do­nesia (Aspersindo), Persatuan Distributor Dokumen Sekuriti Indonesia (Perdisindo), dan Lem­baga Pemantau Kinerja Pejabat (LPKP) te­lah melaporkan Mendagri M Ma’ruf ke Ko­mi­si Pemberantasan Korupsi (KPK) karena di­du­ga telah me-mark up anggaran pembuatan blanko KTP. Mendagri diduga telah me­­rugikan negara Rp 134 miliar.

“Kalau Depdagri mempunyai bukti fo­rensik, silakan saja diproses secara hukum. Dibuktikan saja di pengadilan. Kami siap menghadapi,” tantang kuasa hukum PT JTP Elza Syarief.

Elza membantah kliennya dituduh te­lah memalukan blanko KTP dan ku­ti­pan akte kelahiran. Elza juga mem­ban­tah kalau izin PT JTP pernah dicabut Ba­­dan Intelijen Negara (BIN) karena d­i­­duga terlibat dalam pemalsuan blanko ini.

Sebelumnya, Dirjen Administrasi Kependudukan Abdul Rasyid Saleh me­ng­ancam akan mengadukan peru­sahaan percetakan sekuriti yang diduga ikut memalsukan blanko KTP dan ku­ti­pan akte kelahiran ke pihak ke­po­lisian. Ia lalu menyebutkan PT JTP ada­lah sa­lah satu perusahaan yang di­duga me­la­­ku­­kan pemalsuan itu. “Saya pun­ya buk­ti dan ada bukti foren­sik­nya,” ka­ta­nya. (Rakyat Merdeka, 17/12)

Pihak Aspersindo dan Perdisindo pun mem­­bantah kalau ada anggotanya yang terlibat dalam pemalsuan blanko dokumen kependudukan itu. Tidak benar tuduhan ada anggota Aspersindo yang memalsukan dan memanipulasi dokumen kependudukan.

“Kriteria memalsukan itu seperti apa? Lagi pula tidak pernah ada la­po­ran bahwa anggota kami melakukan pe­malsuan dan manipulasi,” kata Wa­kil Ketua Aspersindo Pantur Silaban yang juga Direktur Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI).

Wakil Ketua Perdisindo Andreas Lumanto pun membantah keterlibatan anggotanya dalam pemalsuan blanko-blanko itu. “Anggota Aspersindo dan Per­disindo itu telah mendapat izin res­mi dari BIN,” katanya.

Sumber L: (RM) Rakyat Merdeka


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Mendagri Diprotes Tunjuk langsung Pengadaan Blanko
Artikel selanjutnya :
   » » Blangko Kependudukan - Mendagri Diminta Transparan