Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Minggu
6
Nov '05

Masjid Istiqlal Tak Termakan Usia


Mesjid IstiqlalMeski usianya sudah lebih dari lima dekade Masjid Istiqlal tetap berdiri kokoh sampai saat ini. Selain tempat ibadah umat Islam, kini keberadaannya mulai dilirik wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Masjid Istiqlal yang merupakan masjid terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara tetap berdiri kokoh sampai saat ini, meski usianya sudah lebih dari lima dekade. Selain tempat ibadah umat Islam yang didirikan 7 Desember 1954 silam, kini keberadaannya mulai dilirik wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Setiap bulannya tak kurang 13 ribu wisatawan mancanegara maupun domestik datang berkunjung untuk melihat keindahan arsitektur masjid yang dirancang Friedrich Silaban, arsitek penganut Kristen Protestan yang taat kelahiran Bonandolok, Sumatera Utara, 16 Desember 1912.Masjid yang menempati areal seluas 9,5 hektare dan berlokasi di jantung Kota Jakarta atau Jakarta Pusat ini merupakan salah satu kebanggaan umat Islam di Tanah Air. Sementara nama Istiqlal yang tertera pada masjid yang didirikan pada zaman Presiden Sukarno ini dipilih karena bermakna kemerdekaan. Sesuai dengan namanya masjid ini dibangun sebagai wujud rasa syukur pada Tuhan atas kemerdekaan bangsa Indonesia.

Masjid Istiqlal ini bergaya arsitektur Islam moderen. Konstruksi bangunannya berlantai lima dan didominasi batu marmer dan besi anti karat mulai dari lantai, dinding hingga kubahnya. Di balik gagahnya bangunan Masjid Istiqlal ini tersirat berbagai simbol ajaran Islam. Bangunan lima lantai itu melambangkan salat lima waktu yang menjadi kewajiban umat Islam. Sementara 12 pilar penyangga melambangkan tanggal kelahiran Nabi Muhammad S.A.W atau 12 Rabi`ul Awal.

Menurut Haji Mubarok, Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal, untuk biaya perawatan masjid dibutuhkan dana yang tidak sedikit. “Satu tahun berkisar 6 miliar rupiah untuk merawat gedung ini,” tegas Mubarok.

Selain piranti ibadah, Masjid Istiqlal juga dilengkapi fasilitas penunjang, seperti perpustakaan dan poliklinik. Fasilitas tersebut diperuntukkan menambah kenyamanan umat dalam beribadah. Sebab, masjid ini berdaya tampung 70 ribu orang dan selalu ramai dikunjungi jamaah saat salat Jumat atau hari raya besar umat Islam.

Sumber : (ZIZ/Widiyaningsih/Frets Ferdinand) Liputan6.com


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.