Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Selasa
11
Okt '05

Pembinaan Pendeta Berjenjang, Bertahap dan Terpadu di Wilayah III Berjalan dengan baik


Pembinaan pendeta yang memperoleh tahbisan pendeta antara tahun 1999–2003 di Wilayah III (meliputi Distrik Jawa Kalimantan, Indonesia Bagian Timur, Jabartengdiy, Jakarta 2 dan Jakarta 3) telah berlangsung tanggal 15-23 September 2003 di Wisma Bintang Jadayat I, Cipayung-Bogor. Peserta disambut dengan baik oleh Praeses HKBP Distrik Jawa Klimantan Pdt Bihelman DF Sidabutar mewakili kelima praeses sebagai tuan rumah (bolahan amak) pelaksana pembinaan. Ibadah pembukaan dipimpin oleh Pdt. Siman Hutahaean, MTh. Atas nama Ephorus, Kadep Koinonia Pdt. B. M. Siagian, STh membuka pembinaan dan diikuti dengan kata sambutan. Dalam kata sambutannya di ibadah pembukaan Kadep Koinonia memberitahukan bahwa pembinaan ini merupakan pembinaan keempat, dimana sebelumnya telah berlangsung di : Tarutung, Pekanbaru dan Medan.

Pembinaan ini merupakan upaya untuk meningkatkan mutu pelayanan pendeta HKBP. Sesuai Rencana Induk Program Pembinaan Pendeta, pembinaan dimulai dari pendeta tahbisan 1999-2003 dengan mengacu kepada pengenalan peta pelayanan masyarakat tradisional dan berbagai permasalahan yang urgen yang perlu diketahui oleh pendeta HKBP serta pembekalan berbagai keahlian khusus lainnya. Dengan pembinaan ini diharapkan pendeta tahbisan 1999-2003 dapat meningkatkan pelayanan di jemaat masing-masing.

Pembicara yang memberikan pembekalan dalam pembinaan tersebut terdiri dari pimpinan HKBP, Praeses dan Para Ahli. Ephorus dalam membawakan Visi dan Missi HKBP menekankan upaya-upaya yang akan dilakukan oleh HKBP menuju gereja yang inklusif, dialogis dan transparan. Dalam sessi Homiletika, Ephorus menekankan agar pendeta HKBP mampu berkotbah dengan baik dan menyentuh persoalan jemaat. Sehingga jemaat memperoleh sesuatu dari kotbah yang disampaikan oleh pendeta HKBP. Ephorus menekankan: pendeta HKBP harus memikirkan bersama atas keluhan-keluhan jemaat dimana kotbah-kotbah kita kurang menarik dan menyentuh kehidupan anggota jemaat. Untuk mencapai ini Ephorus memberikan metode-metode berkotbah bagi para peserta. Sementara dalam sessi Liturgie, Ephorus mengemukakan bahwa adanya desakan-desakan dari warga jemaat untuk mengadopsi liturgi alternatif. Menurut Ephorus hal semacam itu harus kita kritisi bersama agar unsur teologis dari liturgi kita tidak bergeser. Menurut Ephorus dalam Liturgi harus ada keteraturan karena ibadah bukanlah sebagai pemuasan emosional semata. Ibadah adalah dimana orang bersekutu dengan Allah. Maka dalam bersekutu dengan Allah harus ada keteraturan, Unsur-unsur keteraturan itu kita temukan dalam liturgi HKBP. Persoalannya adalah bagaimana masing-masing pendeta menjemaatkan atau mensosialisasikan arti liturgi bagi jemaat HKBP.

Kadep Koinonia dalam pembekalannya mengemukakan pentingnya pendeta HKBP memupuk solidaritas di antara sesama partohonan, sebagai makna dan hakekat tugas panggilan gereja, yaitu : bersekutu. Hal itu berkaitan dengan sessi yang diberikan : Refleksi teologis tentang Pelayanan Koinonia di HKBP. Kadep Marturia memberikan Poda Tohonan dan Kadep Diakonia, Analisis Sosial and Studi Kasus. Sedangkan Sekretaris Jenderal yang seyogianya memberikan Globalisasi dan Tantangan Pelayanan berhalangan hadir karena sedang berduka dimana adik iparnya meninggal dunia di Porsea. Peserta pembinaan turut mendoakan keluarga Sekjen yang sedang berduka.

Dari unsur Praeses yang memberikan pembekalan terhadap peserta adalah Pdt. Drs. Bihelman Sidabutar, STh dengan materi: Pastoral Konseling, Pdt. J. Tambunan, STh: Administrasi Gereja dan Teologi Persembahan, Pdt. JAU Doloksaribu, M.Min: Peran Musik dan Nyanyian Gerejawi dalam Ibadah HKBP dan Pdt. Armada Sitorus, MTh: Orientasi Pelayanan Masyarakat Tradisional. Sedangkan dari kaum profesional yang memberikan materi pembinaan adalah: Ny. R. Sidabutar br Pardede dengan memberikan materi: Latihan Kepemimpinan Dasar dan Prof. Dr. DTH Sihombing peneliti senior IPB dengan memberikan materi: Menuju Ketrampilan Pertanian.

Dari materi pembekalan yang disampaikan pada dasarnya mencakupi tiga hal pokok, yaitu meningkatkan spiritualitas pendeta dengan penghayatan panggilan, peningkatan keahlian bidang pelayanan gerejawi, dan keahlian pelayanan dibidang social dan masyarakat dengan melihat kecenderungan perubahan social yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Ketiga bidang ini akan menjadi modal yang cukup berharga bagi pendeta untuk meningkatkan pelayanan di jemaat.

Selama pembinaan berlangsung, peserta turut pula mendoakan dan memberi dukungan sosial kepada salah seorang peserta yang berhalangan hadir karena sakit, yaitu Sdr. Pdt. Jekson Sirait. Serta mengadakan kunjungan gerejawi pada hari minggu, 18 September 2005 di HKBP Villa Duta Bogor. Pelayan minggu dilayani oleh peserta pembinaan, liturgis Pdt. Albert Gurning dan khotbah disampaikna oleh Pdt. David Silaban.

Pembinaan ini berlangsung sepuluh hari dan diakhiri ibadah penutup dengan menerima perjamuan kudus. Liturgis dilayani oleh Pdt. Denni Hutapea, STh peserta dari IBT dan kotbah disampaikan oleh Pdt. Nekson M. Simanjuntak, MTh dari Biro Pembinaan. Mewakili Ephorus, Kadep Marturia Pdt M.H. Sihite, STh resmi menutup pembinaan dengan pengutusan seluruh peserta kembali ke tempat pelayanan masing-masing.

Nama-nama peserta pembinaan pendeta di wilayah III adalah: Pdt. Ampilas M.P Aritonang, Pdt. Statistik Siahaan, Pdt. David Silaban, Pdt. Albert Gurning, Pdt. Kotler Siagian, Pdt. Benhard Pangaribuan, Pdt. Manaris RE Simatupang, Pdt. Retur Tanjung, Pdt. Zending Sinurat, Pdt. Puji H. Aritonang, Pdt. Bintan P. Siagian, Pdt. Yuniar D Tobing, Pdt. Haposan Sianturi, Pdt. Samuel Ch. Sitompul, Pdt. Elfis Marpaung, Pdt. Marisi R. Simanjuntak, Pdt. Mangara R. Situmorang, Pdt. Berton Hutapea, Pdt. Denni Hutapea, Pdt. Jonsion Silaen, Pdt. Herlina O Hasibuan, Pdt. Palti Panjaitan, Pdt. Ernawati Sihombing, Pdt. Jasua M.E Butarbutar, Pdt. Mei Napitupulu, Pdt. Luspida Simanjuntak, Pdt. Benjamin Tampubolon, Pdt. Abednego Sitompul dan Pdt. Arthur Sitorus.

Sumber : (Pdt. Nekson M. Simanjuntak, MTh) hkbp.or.id


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Polres KP3 Belawan Tangkap Preman Pelaku Pungli
Artikel selanjutnya :
   » » Pertimbangkan Kemampuan Perusahaan dalam Tuntut Upah