Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Rabu
5
Okt '05

Diperkosa Lalu Disandera


Dua petugas kena tikam

Sebut saja Bunga (27), ibu seorang anak menjadi korban pelampiasan nafsu bejat Amirson (28), sekuriti sebuah perusahaan asuransi. Bunga diperkosa di bawah ancaman pisau, Selasa (4/10) kemarin, sekitar pukul 08.00 WIB di Perumahan Bida Ayu Tanjungpiayu.

Tak hanya itu, korban juga sempat disandera selama empat jam di rumah Br. Siagian, rumah warga yang tak jauh dari lokasi pemerkosaan itu.

Drama penyanderaan ini bermula, saat pagi itu Amirson mendatangi rumah korban di Kavling Bidaayu dengan mengendarai sepeda motor Yamaha RX King BM 3986 HU. Antara pelaku dengan korban ini, sebelumnya pernah pacaran. Namun kini korban sudah menikah dengan orang lain dan bekerja di Singapura.

Begitu sampai di rumah korban, pelaku langsung minta ”dilayani” dan terus membujuk akan menikahi korban. Mendengar bujuk rayu mantan pacarnya itu, korban berusaha menolak, karena sudah bersuami.

Namun penolakan dan pengusiran korban, malah membuat pelaku makin kalap. Pelaku kemudian mengeluarkan pisau dengan panjang 30 centimeter yang telah dipersiapkannya. Dengan todongan di leher, Wanita asal Jawa itu, akhirnya hanya bisa pasrah melayani pelaku.
Setelah puas melampiaskan nafsu bejatnya, pelaku tak langsung pulang. Ia kembali merayu korban untuk tak memberitahukan peristiwa tersebut pada siapapun. Saat pelaku keluar kamar, korban kemudian menghubungi polisi via telepon dan memberitahukan peristiwa tersebut. Namun rupanya, usaha ini diketahui pelaku.

Pelaku yang takut ketangkap segera mengatur siasat. Pelaku menyuruh korban meninggalkan rumahnya dengan naik motor Suzuki Shogun BM 6889 HD terlebih dulu, sambil mengamati kalau ada polisi yang datang. Kalau keadaan aman, pelaku baru menyusul di belakang naik motor lain.

Main Tikam
Sementara itu di saat bersamaan, Kapolsek Tanjunguncang, melalui Bripka Sumarno Kapospol Tanjungpiayu yang menerima laporan dari korban , langsung menurunkan anggotanya untuk membekuk pelaku.
Saat dua polisi dalam perjalanan dan sampai di Bida Ayu Blok A No.119, dekat lokasi kejadian, mereka bertemu dengan korban yang dikuntit pelaku. Kedua polisi Bripda Darmuzi dan Banpol Johansen Silaban langsung berusaha menangkap pelaku dan mengepungnya.

Saat berusaha menangkap inilah, pelaku mengeluarkan dua pisau yang telah disiapkan dan melawan dua petugas yang hanya bersenjata tangan kosong. Pisau pelaku berhasil mengenai perut Bripda Darmuzi, sementara itu Banpol Johansen Silaban mengalami luka sabetan di bagian tulang rusuk kiri. Walau terluka, kedua petugas tetap mengejar pelaku.

Sementara pelaku yang baru sebulan jadi satpam itu, berusaha menyelamatkan diri sambil menyeret pelaku ke rumah Situmorang/Br Siagian, warga setempat.
Korban diseret ke kamar utama dan pelaku langsung menguncinya dari dalam sambil terus menodongkan pisaunya. Pelaku menyadera dan mengancam akan membunuh korban, jika ada yang mencoba mendekatinya. Petugas yang mengejar pun terpaksa berpikir dua kali, untuk mendobrak masuk ke rumah tersebut.

Petugas kemudian memilih meminta bantuan warga dan polisi lain. Tak lama kemudian anggota polisi lain segera turun dan berusaha membujuk pelaku untuk menyerah.

Minta Dinikahkan dengan Korban
Setelah empat jam dibujuk dan akan dinikahkan dengan korban, akhirnya petugas berhasil membekuk pelaku sekitar pukul 15.00 WIB kemarin.

Kapolsek Tanjunguncang, AKP Agus Yulianto, Ssos Sik mengatakan, demi menyelamatkan nyawa korban, polisi harus melakukan berbagai upaya termasuk membujuk pelaku.

Dibawah kendali Agus, buser Tanjunguncang bekerjasama dengan buser Poltabes yang terus bernegosiasi dengan pelaku saat penghulu didatangkan, langsung mendobrak pintu rumah tersebut dan berhasil membekuk pelaku, serta menolong korban yang menderita luka sabetan pisau di jarinya.

Sumber : (cr2) Batam Pos


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.