Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Rabu
21
Sep '05

Tak Sesuai Visi-Misi Walikota, RPJM [Rencana Pembangunan Jangka Menengah] Diubah


Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2005 milik Pemkot yang digagas Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) diubah total. Alasannya, RPJM tidak sesuai dengan visi misi walikota Bambang DH.

Perubahan RPJM ini sudah tentu menghembuskan rumor tak sedap di lingkungan Pemkot. Karena dalam pembuatan dan pembahasan RPJM sudah menghabiskan dana APBD 2005 hingga ratusan juta rupiah. Apalagi setiap pembahasan rapat digelar di hotel.

Informasi yang berkembang di Pemkot menyebutkan, RPJM Pemkot yang digagas Bappeko masih mengacu pada program yang lama. Yakni, Surabaya menjadi kota jasa dan perdagangan. Sementara visi-misi walikota Surabaya yang disebarkan saat kampanye menjadi walikota adalah Surabaya menuju kota cerdas dan peduli lingkungan.

Selain itu, di dalam visi misi walikota dimasukkan program pengembangan teknologi informasi (TI). Sedangkan RPJM sebelumnya tidak ada.

Menanggapi masalah ini Ir Togar Arifin Silaban Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Bappeko, Rabu (21/9) mengatakan, RPJM yang disusunnya tidak salah total 100 %. Program yang dibuat hanya kurang lengkap. Program Bappeko tidak ada cerdas dan peduli lingkungannya. Untuk itu, visi-misi walikota ini nantinya akan ditambahkan ke program Bappeko. ‘Istilahnya bukan diubah total, tapi hanya akan diubah sebagian dan ditambahi visi-misi walikota,’ kata Togar.

Togar juga membantah kalau pembahasan RPJM dibahas di hotel-hotel dan telah menghabiskan dana ratusan juta rupiah. Karena pembahasan RPJM hanya dibahas di Pemkot sendiri. Sementara program Pemkot yang dibahas di hotel adalah pembahasan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Di dalam pembahasan RPJM yang sekarang, Bappeko akan memasukkan visi misi walikota yang dijabarkan dalam sepuluh poin . Salah satu di antaranya, termasuk rencana pengembangan TI. ‘Saya tidak hafal sepuluh poin dari penjabaran visi-misi walikota, tapi salah satunya pengembangan TI itu,’ katanya.

Sementara, program Bappeko sendiri jumlahnya ada 34 poin. Poin-poin yang dimiliki Bappeko akan disesuaikan dengan 10 poin yang diambilkan dari visi-misi walikota. Poin yang sama akan disesuikan, sementara poin tidak yang sama atau berseberangan akan diubah.

Sumber : (pur) Surabaya Post, Surabaya


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Kisah Para Malim Tanah Batak
Artikel selanjutnya :
   » » ‘People just want to pray’