Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Rabu
31
Agt '05

Dinkes [Dinas Kesehatan] Papua Kesulitan


Dinas Kesehatan kabupaten terpencil di Papua kesulitan memberikan tetes polio di kampung-kampung yang harus dijangkau dengan pesawat terbang. Akibatnya, pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional di tempat terpencil diundur sampai 2 September dengan melibatkan tokoh agama dan LSM setempat.Kepala Dinkes Papua dr Tigor Silaban di Jayapura, Selasa (30/8), mengatakan, dinkes di daerah terpencil tidak serentak mengadakan PIN Selasa kemarin. Mereka diberi tenggang waktu sampai 2 September 2005.

”Tentu sebagian sudah melaksanakan PIN hari ini, tetapi ada juga beberapa kampung yang belum. Mereka masih diberi waktu sampai beberapa hari,” kata Tigor. Kasus polio di pedalaman sangat jarang bahkan tidak pernah terjadi. Daerah yang dikhawatirkan tertular virus polio yakni pesisir pantai seperti Sorong, Manokwari, Biak, Jayapura, Merauke, Fakfak, Nabire, Serui, dan Kaimana.

Sasaran PIN di Papua diberikan kepada 258.151 anak yang tersebar di 20 kabupaten/kota dan 488 distrik. Terdapat 2.633 pos PIN dan disiapkan 3.720 vial (satu vial untuk 20 balita). Petugas kesehatan membuka pos-pos di tempat umum, seperti di Bandara Mopah, Merauke, dan Bandara Sentani, Jayapura, terlihat sejumlah petugas mencari balita untuk diberi vaksin.

Tempat lain seperti Kalbar ada sekitar 513.000 balita diproyeksikan mendapatkan imunisasi PIN. Untuk putaran kedua baru akan dilakukan 27 September. Kalbar seluas 146.807 km>jmp -2008m<>h 6024m,0<>w 6024m<2>jmp 0m<>h 9725m,0<>w 9725m< diperkirakan juga masih ada kawasan yang akan terlambat diimunisasi, terutama di pedalaman.

Di Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Sukabumi, Jabar, tempat pelaksanaan PIN tidak didatangi warga sehingga petugas harus berkeliling dari rumah ke rumah. Hal itu berbeda dengan pelaksanaan di Desa Tangkil, desa tetangganya, yang dipadati sejak pagi.

Sumber : (D01/IRN/LKT/Bro/D06/kor/RYO) Harian Kompas & FKMCPR


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Sarah Silaban Jadi ‘Super Woman’ Untuk Mini Albumnya
Artikel selanjutnya :
   » » Cara Orang Batak dan Tionghoa Mendidik Anak