Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Kamis
4
Agt '05

Tokoh Islam, Nelayan, Nias dan Pemuda Nyatakan Sikap Dambakan Drs Tuani Tobing Tapteng Dua Periode


Pada Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Jami’Mela

Bupati Tapteng Drs Tuani Lumban Tobing meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Jami’ berbiaya Rp 350 juta di Desa Mela Tapian Nauli Tapteng, Rabu (3/8) yang dihadiri pejabat Muspida plus, tokoh agama, umat kristiani dan ratusan umat muslim.

Menurut Ketua Panitia Pembangunan Alitua Situmeang, masjid tersebut dibangun kembali karena rusak akibat gampa bumi Nias bulan lalu. Bangunan terdiri dua lantai dan ruang induk berukuran 12 X 12 meter, untuk tahap pertama memerlukan biaya Rp 350 juta.

Dalam acara peletakan batu pertama itu, puluhan tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan nelayan menyatakan sikap meminta agar Bupati Tapteng Drs Tuani Lumban Tobing yang masa jabatannya berakhir tahun ini untuk turut mencalonkan diri kembali sebagai bupati Tapteng periode 2006-2011.

Mereka yang menyatakan sikap itu mewakili antara lain, J Hutabarat (tokoh adat), Sahmudi Marbun (Masjid), St Pardamean Munthe (HKBP), A Lumban Tobing (HKI), BS Hia (Katholik), MT Pandiangan (Pentakosta), O Lase (Perkumpulan Nias Pa Omasi), A br Tarihoran (Perwiritan), P Pasaribu (Perwiritan), Gonni Gultom (Remaja Masjid), Martua Manik (NHKBP), A Sinaga (STM Pancur), Abdul Wahab Hutagalung (Nelayan), T Silaban (Parsame), M Simamora (Pemuda), Pasaribu Tamba (Pemuda) dan J Sihite (STKIM). Isi pernyataan sikap dibacakan tokoh masyarakat Mela Kamaruddin Tamba.

Selain itu, mereka juga “mangulosi” Bupati Tuani Lumban Tobing dan istri dengan ulos pinta-pinta sebagai permohonan agar Drs Tuani Lumban Tobing mencalonkan diri kembali sebagai Bupati Tapteng.

Pemberian ulos tersebut dipimpin Pardamean Munthe yang mengatakan, atas nama masyarakat Mela, memohon kepada Bupati Drs Tuani Lumban Tobing untuk tetap melanjutkan program pembangunan di Tapteng dan mengharapkan nantinya untuk turut kembali mencalonkan diri sebagai Bupati Tapteng.

“Kamis masyarakat Mela melalui pemberian ulos pinta-pinta ini memohon dengan sangat agar pak Tuani Lumban Tobing bersedia mencalonkan diri kembali sebagai Bupati Tapteng periode berikutnya dan kami siap mendukung sampai tetes darah penghabisan,” ucap Munthe yang disambut teriakan Horas…Horas..Horas…

Sementara itu, tokoh agama Islam H Abdul Wahab Situmeang (Gr Singsing), program pembangunan yang saat ini berlangsung di Tapteng benar-benar menakjubkan dan bukan hanya cerita.

“Saya seorang haji mengatakan yang sebenarnya, seperti misalnya pembangunan PLTU Labuhanangin saya sudah lihat sendiri, pembangunan jalan dan jembatan di Muara Godang-Sibolga, semuanya benar-benar ada. Kalau ada yang mengatakan pembangunan di Tapteng hanya angan-angan itu adalah orang yang sudah gila. Orang yang menginginkan agar pembangunan itu gagal, melakukan pembanguan ada tahapannya dan membutuhkan waktu. Jadi saya imbau mari kita dukung program pembangunan yang dilaksanakan Bupati Tuani Tobing ini,” tegas Gr Singsing.

Bupati Tuani Lumban Tobing dalam sambutannya mengatakan, akhir-akhir ini banyak fitnah terhadap dirinya dan ada lagi surat kaleng yang memburuk-burukkan pembangunan di Tapteng. “Semua ini saya serahkan kepada Tuhan dan saya mendoakan agar orang-orang yang menebar fitnah itu sadar,” ucap Bupati.

Dikatakan, kawasan Mela akan menjadi kawasan industri, sebab saat ini pembangunan PLTU di Labuhanangin terus dikerjakan dan menurut rencana pada September 2005 Presiden SBY akan melakukan pemancangan pembangunan PLTU karena pematangan lahannya akhir Agustus ini sudah selesai.

“Saya tidak perlu banyak bicara, yang penting lihat hasilnya, sebab selama ini Tapteng amat miskin dan mari kita stop kemiskinan itu dengan membangun. Tidak perlu hujat-menghujat mari kita berdoa agar pembanguan yang kita laksanakan diberkati Tuhan,” ujar bupati.

Dijelaskan, masalah pengangguran akan dapat diatasi dengan membuka industri dan sekarang sudah ribuan tenaga kerja tersedot membangun PLTU dan proyek lainnya. Dan beberapa tahun lagi Tapteng tidak lagi semiskin sekarang ini.

Khusus pembangunan Mesjid Jami, Pemkab Tapteng memberikan sumbangan Rp 50 juta, GM Windu Panggabean (putra DR GM Panggabean) menyumbang 100 zak semen dan uang Rp 2 juta, Ramlan Hosen Rp 5 juta, Danlanal Rp 2 juta dan lainnya.

Turut hadir pada peletakan batu pertama, Danlanal Yakasantoso, Wakapolres Tapteng Kompol Hadi W, mewakili Danrem Kasiter Letkol Aris, mewakili Dandim J Simamora, anggota DPRD Tapteng H Petrus PC, Bahdir Hutagalung, GM Windu Panggabean, Ketua TP PKK Tapteng Ny Tuani br Samosir, Ketua Kosgoro Ucok Kardo,

DOAKAN DR GM PANGGABEAN

Di akhir acara, Ustadz Ngadiman KS memimpin doa bersama, mendoakan agar tokoh masyarakat DR GM Panggabean cepat sembuh dan dapat kembali bekerja sebagai mana biasanya.

“Ya Allah, kami memohon kepadaMu, agar Bapak yang kami sayangi bapak DR GM Panggabean selaku tokoh pembangunan di Tapteng dapat sembuh dari penyakit yang dideritanya. Kami merindukannya, sebab pikiran dan sumbangsihnya masih kami perlukan dalam membangun daerah kami ini. Dan bimbinglah kami ke jalan yang benar,” pinta Ustadz.

Selain mendoakan DR GM Panggabean, ustadz juga mendoakan program pembangunan Tapanuli Growth supaya berjalan dengan baik dan mendoakan Bupati Tapteng Drs Tuani Lumban Tobing agar diberikan kesehatan, kebijaksanaan serta mau mencalonkan diri kembali sebagai bupati Tapteng periode berikutnya.

Sumber : (B5/G3/y) Harian SIB, Tapanuli Tengah (broken link)


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.