Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Kamis
4
Agt '05

Rencana Kenaikan Tarif PDAM Diprotes


Rencana kenaikan tarif air bersih yang digulirkan PDAM Surabaya tampaknya tidak akan berjalan mulus. Disperindag dan Bappeko tidak rela jika harga air PDAM dinaikkan, meski harga air PDAM Surabaya terpaut jauh di bawah harga kota lain.

Hal ini terungkap setelah Pansus Penyesuaian Tarif PDAM DPRD Surabaya menggelar hearing dengan Disperindag dan Bappeko Kota Surabaya, Rabu (3/8). Kadisperindag Kota Surabaya, Endang Tjaturahwati mengatakan, keputusan kenaikan tersebut sangat merugikan banyak pihak, terutama industri.
“Kenaikan tarif PDAM akan menghantam industri.Apalagi pengelompokan pelanggan industri versi usulan PDAM dikelompokkan dalam 3 golongan. Yakni usaha mikro, industri kecil menengah, dan usaha besar (makro). Sedangkan rencana kenaikan tarif untuk usaha kecil menengah besarnya 33 % dan usaha besar mencapai 43 %. Ini perlu ditinjau,” tandasnya..

Giliran Kasubdin Sarana dan Prasarana Bappeko Surabaya, Ir Togar Silaban mengatakan, PDAM saat ini belum pantas menaikkan harga air. Sebab kualitas air belum memenuhi standar kesehatan. Ia berargumen dengan PP No 16/2005 tentang Sistem Penyediaan Air Minum (Spam), di pasal 40 menyebutkan, pemenuhan air minum di rumah tangga harus memenuhi syarat yang dikeluarkan Dinkes (Dinas Kesehatan).

Jika belum memenuhi syarat dan standar Dinkes maka dilarang beredar.
”Sedangkan di PDAM Surabaya kualitas airnya masih menimbulkan masalah. Bahkan beberapa waktu lalu keruh bercampur lumpur. Jika ingin tarif naik, maka PDAM harus memperbaiki kualitasnya dulu,” tegasnya dalam dengar pendapat itu

Bahkan Togar memberikan semacam deadline agar sebelum Januari 2008 kualitas air PDAM adalah air minum, bukan lagi sebatas air bersih.

Sementara itu, Ketua Pansus Penyesuaian Tarif PDAM yang sekaligus Sekretaris DPRD Surabaya, Slamet Efendi mengatakan, masukan-masukan ini akan menjadi pertimbangan persetujuan kenaikan tarif. Menganmi masih adanya tarik ulur dan keberatan ini, pansus tidak akan gegabah mengeluarkan rekomendasi.

”Dewan sebatas memberikan pertimbangan. Dan masalah-masalah ini, akan menjadi suatu pertimbangan apakah direkomendasikan atau tidak. Dan kita masih akan telah lebih lanjut mengenai rencana kenaikan tarif air PDAM ini,” ujar kader PAN ini.

Sumber : (coy)  Surabaya Post, Surabaya


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Daya Lampu Jalan Dikurangi
Artikel selanjutnya :
   » » Sejumlah Dinas Tolak Kenaikan Tarif Air