Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Minggu
10
Jul '05

Parmonangan Miliki SMA Negeri Setelah Taput Melahirkan Tiga Anak Dua Cucu


Menunggu dan menunggu adalah pekerjaan paling membosankan, setidaknya ini pernah dirasakan masyarakat Kecamatan Parmonangan Tapanuli Utara. Masyarakat cukup lama mendambakan dan merindukan sebuah kehadiran sekolah negeri ditingkat atas namun penantian itu tidak kunjung datang akibatnya anak-anak yang melanjutkan pendidikan di SMA Negeri harus keluar daerah yang dipastikan menambah beban orang tua dari segi pembiayaan.

Terlepas apakah masyarakat Parmonangan merasa di anak tirikan dalam pemerataan pembangunan khususnya disektor pendidikan tingkat atas sehingga ketika pasca pengusulan pemekaran Humbang Hasundutan, masyarakat kecamatan ini bermohon kepada DPRD Taput agar mereka (wilayah Parmonangan) bergabung ke Humbang Hasundutan.

Bupati Tapanuli Utara Torang Lumbantobing mengungkapkan ketika masih menjabat Ketua DPRD Taput pernah didatangi utusan masyarakat Parmonangan memohon agar mereka ikut bergabung ke wilayah Humbang Hasundutan.” Saya beri pemahaman waktu itu bahwa kalau terjadi pemekaran yang utama ditangani oleh pemerintah setempat adalah sarana dan prasarana perkantoran apakah itu kantor bupati, kantor dinas-dinas, itu dulu yang diutamakan” Namun dibenak saya ketika itu bila diberi Tuhan kesempatan , mendirikan sebuah SMA Negeri di kecamatan Parmonangan akan menjadi prioritas”. Dan puji Tuhan wujud dari tekad itulah yang kita laksanakan hari ini. tandasnya dengan disambut tepuk tangan dari masyarakat.

Kini, setelah Tapanuli Utara memekarkan Kabupaten Tobasa yang melahirkan Kab.Samosir dan Humbang Hasundutan disamping Dairi yang melahirkan Pak-Pak Bharat dan setelah Torang Lumbantobing menjadi Bupati Tapanuli Utara tekat dan keinginan akan menghadirkan sebuah SMA Negeri yang menjadi harapan dan penantian lebih kurang 14.070 jiwa penduduk kecamatan Parmonangan yang mendiami 8 desa itu terwujud sudah, ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunannya hari Rabu, 6 Juli 2005.

Tahun ajaran 2005-2006 proses belajar mengajar di SMA Negeri 1 Parmonangan sudah akan mulai untuk menampung tamatan dari 3 SMP Negeri ditambah dua sekolah swasta yakni SMP Terbuka dan SMP Santa Maria. Sambil proses pembangunan sekolah yang sumber dana dari Dekonsentrasi Dinas Pendidikan Propinsi Sumut sebesar Rp.750 Juta ditambah dana pendamping APBD Taput sebesar 400 Juta tahun anggaran 2005 sebut Kadiknas Pendidikan Taput Dra.Mariani MPd untuk sementara siswa baru menggunakan gedung sekolah SMP Terbuka.

Dana sebesar tersebut diatas digunakan untuk pembangunan ruangan kelas, kantor kepala sekolah, kantor guru dan kantor staf administrasi, laboratoriun IPA, perpustakaan, mobiler dan dilengkapi dengan KM/WC. Tidak hanya berorientasi dipembangunan fisik tetapi pengadaan furniture, buku, alat penunjang pendidikan dan alat mesin kantor, penempatan kepala sekolah sampai terjadi kegiatan pembelajaran dan pendidikan yang diharapkan tahun pembelajaran 2005-2006 telah menerima siswa baru, sebut Mariani.

Kehadiran SMA Negeri 1 Parmonangan tentu tidak terlepas dari peran serta masyarakat, ini dipastikan seperti disebutkan ST.H.Silaban warga Desa Hutajulu Parmonangan bahwa dukungan warga sangat besar untuk menyiapkan lokasi. Seluas kurang lebih 14.500 M2 lahan milik T.O.Manalu dihibahkan demi pembangunan SDM generasi muda kecamatan Parmonangan. Partisipasi masyarakat tidak sampai disitu ,budaya gotong royong tetap menjadi andalan untuk meratakan lahan yang terletak di Desa manalu disamping partisipasi dari alat berat PT/Toba Pulp Lestari, lapor Camat Kecamatan Parmonangan.

Peletakan batu pertama diawali oleh Bupati Taput Torang Lumbantobing, Wakil Ketua DPRD Herbet Panggabean, berturut yang mewakili Dandim, Kapolres, Ketua Tim Penggerak PKK Taput Ibu Elly Manalu, T.O.Manalu ( yang menghibahkan lahan) dan ketua panitia. Santapan” Itak Gurgur dan Pisang Sitonggi-tonggi” mewarnai peletakan batu pertama pembangunan SMA Negeri 1Parmonangan dengan maksud dan tujuan kiranya kehadiran SMA Negeri tersebut membawa pembaharuan dan peningkatan pendidikan dikecamatan tersebut bagi generasi muda.

Herbet Panggabean yang keanggotaannya di DPRD dari PDI-Perjuangan itu mengajak masyarakat Kecamatan Parmonangan untuk nantinya tetap berpartisipasi dalam mengisi pembangunan. Yang pasti kehadiran SMA Negeri 1 di kecamatan ini akan sangat membantu mengurangi beban orang tua dalam segi pembiayaan, sebab anak-anak yang melanjutkan pendidikan di tingkat SMA tidak lagi keluar kecamatan. ini harus kita syukuri sebut Herbet.

Dibagian lain sambutan Bupati Taput meminta kepada masyarakat agar tetap berpartisipasi dalam mengisi pembangunan serta untuk meningkatkan etos kerja, sehingga apa yang menjadi keinginan agar anak-anak dapat mengecap pendidikan ke tingkat lebih tinggi dapat tercapai. “Saya atas nama pemerintah Tapanuli Utara menitipkan sekolah ini kepada masyarakat Parmonangan agar nantinya bersama-sama menjaga, memelihara. Karena sekolah ini merupakan asset berharga bagi masyarakat hingga dengan demikian pendidikan bermutu dapat semakin meningkat di kecamatan in” sebut Torang Lumbantobing.

Bersama rombongan bupati selain yang disebut diatas dalam acara peletakan batu pertama tersebut terpantau Bonpas adalah Asisten II Ir.AM.Hutagaol MM, Kabag Kessos Drs.BP.Siahaan MM, Kabag Umum Jhonny Manalu SE, Kabag Perekonomian Drs.P.Silitonga Kabag Humas BI.Aritonang S.Sos dari pengurus Tim PKK diantaranya Ibu AM.Hutagaol Br.Manurung, Ibu Saul Situmorang, Ibu Tanjung Purba, Ibu Bloner Nainggolan, Ibu Baginda Hutabarat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas pendirian SMA Negeri I Parmonangan oleh masyarakat melalui tokoh-tokoh adat menyerahkan cendramata berupa ulos kepada Bupati Torang Lumbantobing dan Ibu, Wakil Ketua DPRD Herbet Panggabean, kepada yang mewakili Dandim, Kapolres dan kepada Kadiknas Dra.Mariani MPd. Dikesempatan rangkaian acara peletakan batu pertama yang diprotokoli Emmy Hutabarat itu para siswa SD dan SMP menyuguhkan hiburan taria-tarian dan mendapat simpati dari rombongan bupati.

Sumber : (Marudut Nainggolan) Bona Pasogit


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.