Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Selasa
28
Jun '05

Investor Australia dan Lokal Patungan Investasi di Humbahas


Joint venture (patungan) investor lokal dan Australia akan menanamkan modal senilai US$ 200 juta-US$ 300 juta di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas). Dana tersebut akan ditanamkan bertahap dalam tenggat waktu lima tahun ke depan.

Dana tersebut akan diinvestasikan antara lain membangun pusat Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) bertenaga 400 megawatt yang saat ini sedang dibangun, peternakan ayam dan pengolahan ayam yang membutuhkan lahan sekitar 200 hektar.
Hal itu terungkap dalam pertemuan investor Australia Mr David Cotton, Dirut PT Asia Kapitalindo Seccurities Tbk Jaegopal Hutapea, bersama Sintong Panjaitan, Direktur PGLI Berman Pasaribu SE pengusaha Medan Nelson Matondang, Bupati Humbahas Sarlandy Hutabarat SH, Ketua DPRD Humbahas Bangun Silaban, serta Kepala Badan, Kadis, Kakan dan Kabag saat berkunjung ke proyek PLTA Aek Simonggo 1 Parlilitan Humbahas.

Pembangunan megaproyek itu dikoordinir beberapa perusahaan di antaranya PT Bukaka Tbk milik Ahmad Kalla saudara Wapres Yusuf Kalla, PT Asia Kapitalindo Securities Tbk, milik Jaegopal Hutapea yang di dalamnya terdapat PT Mega Power Mandiri, PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk, PT Myohdotcom Indonesia Tbk, PT Haunohana Grya Sagala, PT Alam Lestari Maju Indonesia dan perusahaan Australia PT Australia Investment United Tpy Ltd serta investornya Mr David Cotton dari negara Australia.
Kepada wartawan Jaegopal didampingi David Cotton, Berman Pasaribu SE dan Humas Pemkab Humbahas AN Tinambunan SE mengatakan, ada 4 titik lokasi pembangunan PLTA di Aek Simonggo Parlilitan, dari Simonggo 1 sampai Simonggo 4.
Kemudian, proyek lainnya adalah pembangunan beberapa pabrik yakni pengolahan daging ayam dan areal peternakan ayam.

Pada tahap pertama akan dipasok 100.000 ekor ayam ke Parlilitan sehingga kecamatan itu akan menjadi sentra produksi ayam potong yang mengutamakan kualitas dan mutu untuk disalurkan ke berbagai daerah, bahkan diekspor.
Menyangkut PLTA Aek Simonggo 1 yang pembangunannya sudah berlangsung dikerjakan kontraktor asal Medan yatu Nelson Matondang direncanakan selesai Januari 2006. Jadi, Februari 2006 PLTA Aek Simonggo 1 sudah menjual listriknya ke PT PLN.

“Kita sudah melihat laporan pelaksanaannya dan kita harapkan selesai Januari 2006. Beberapa megaproyek yang akan kita rencanakan pembangunanya seperti di Sarulla (Taput), Tobasa, Asahan dengan total investasi US$ 1 miliar dalam 5 tahun ke depan,” ujar Jaegopal yang telah membangun beberapa pabrik di Bona Pasogit seperti pabrik pengalengan nenas dan pengelolaan kopi di Silangit Siborongborong.
Jika PLTA Simonggo 1 telah beroperasi, direncanakan sekitar 5% dari laba penjualan listriknya diperuntukkan jadi dana community development membantu masyarakat lokal.
Dana tersebut di antaranya digunakan membiayai beasiswa kepada 25 siswa berprestasi dari Parlilitan untuk didanai pendidikannya oleh PT PLTA Simonggo 1 hingga ke universitas.

Selain itu manajemen perusahaan akan memprioritaskan tenaga kerja di PLTA Simonggo dari Kecamattan Parlilitan dan Humbahas. Kemudian, akan dibangun akses internet sehingga masyarakat Parlilitan dapat mengakses beragam informasi melalui internet.

Guna menyukseskan berbagai megaproyek di Humbahas khususnya di Parlilitan, investor berharap pemkab setempat menciptakan iklim kondusif, memberikan penyuluhan mengenai manfaat proyek baik bagi investor, pemkab dan masyarakat.

Menjawab pertanyaan mengenai pelaksanaan pilkada langsung yang juga sedang dilaksanakan di Kabupaten Humbahas, Jaegopal menyebutkan, tidak mempersoalkan figur pemenangnya. Namun, menurut Hutapea yang juga memiliki sejumlah proyek properti di Medan, pihaknya tidak mempersoalkannya.
Menurutnya, siapa pun pemenangnya harus mampu menjalin hubungan dengan investor asing guna mendapatkan dana pembangunan di masa depan.

Sumber : (Lukman Manalu) Medan Bisnis, Dolok Sanggul


Ada 5 tanggapan untuk artikel “Investor Australia dan Lokal Patungan Investasi di Humbahas”

  1. Tanggapan Fordolin Hasugian:

    Membaca berita pembangunan PLTA di Parlilitan Humbahas. Kalau direncanakan selesai bulan Januari 2006, sekarang sudah Februari 2007 dan saya dengan berita, bahwa hingga sekarang ini belum ada apa. Bahkan kerusakan jalan semakin parah, dst, dst yang membuat masyarakat jengkel. Jangan hanya janji-janji dong, PT kan bukan parpol, kalau parpol ma..ah… sudah biasa.

  2. Tanggapan Fordolin Hasugian:

    Ok saya tunggu, dan saya tidak punya alamat website. Trims

  3. Tanggapan Fordolin Hasugian:

    Mana janjimu, sekarang Februari 2008, mana listriknya, mana ayamnya, mana beasiswanya, mana CD (Community Development)nya, mana nternetnya ????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????

  4. Tanggapan Imelda Nasution:

    Mangkanya…jangan percaya pada janji-janji. Sekrang apa, katanya nich…1 desa sudah digusur (Simarhilang ya?) Terus listriknya juga menghilang….jangan-jangan pemiliki proyeknya lagi mikirin minjam utang.

    rakyatnya sich,,,,,mau dibodoh-bodohin ama penguasa dan pengusaha. Sekarang kalu hujan mari berbecek-becek ria.
    Sekali lagi kalau ada investor rakyat yang kritis dong….jangan mikir bisa jadi buruh aja. Toh hidup bukan hanya dari industri….bertani juga oke, jadi bos diusahanya sendiri. daripada jadi buruh orang lain. Atau budak gitchu loooooo….

  5. Tanggapan Molo Sitinjak:

    Sama saya tidak perlu ayamnya entar kena flu burung bikin ribet lagi di simarhilang

Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.