Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Kamis
23
Jun '05

SBY-JK [Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla] cuek sama nasib buruh


Pemerintahan SBY-JK belum mampu mengakomodir kepentingan nasib kesejahteraan kaum buruh. Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) menilai tidak ada perubahan pada nasib buruh ketika SBY-JK memegang kendali kekuasaan di Indonesia.

“Jika ini terus-menerus maka akan membahayakan nasib buruh yang kini semakin menderita,” ujar Ketua Umum DPP Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), Rekson Silaban di sela-sela acara syukuran solidaritas serikat buruh Indonesia yang menjadi anggota governing body Internasional Labour Organisazion (ILO) di Restoran Flora, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (22/6/2005).

Masih kata Rekson, seharusnya pemerintah mengambil kebijakan yang menyangkut nasib buruh wajib melibatkan dua pihak yakni, Assosiasi Pengusaha Indonesia dan Serikat Pekerja Indonesia. “Selama ini kan tidak ada keterlibatan dua pihak terkait persoalan buruh itu dalam beberapa kebijakan strategis kaum buruh,” tambahnya.

Disinggung keterlibatannya di ILO, Rekson mengaku akan memperjuangkan nasib buruh di Indonesia. Pihaknya pun mendesak ILO sebagai forum serikat buruh tertinggi, untuk menekan pemerintahan Indonesia agar memberikan peluang kerja yang besar bagi rakyat Indonesia yang masih terlalu banyak pengangguran.

“Keterlibatan saya di ILO satu-satunya yang mewakili serikat Buruh akan betul-betul saya manfaatkan untuk membela kepentingan buruh di Indonesia agar tidak dieksploitasi terus-menerus,” tukas Rekson.

Sumber : (Anton Aliabbas/ism) Detik.com via CBN Cyber News


Ada 3 tanggapan untuk artikel “SBY-JK [Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla] cuek sama nasib buruh”

  1. Tanggapan chika:

    pak sby, nama saya chika dari bali. saya asli bali dan ingin memerikan tanggapan mengenai doa-doa yang dikumandangkan pada hari 17 agustus. itu kan doanya untuk seluruh bangsa indonesia tapi kenapa sepertinya doa itu mengkhusus hanya bagi umat beragama islam saja. mohon maaf sebelumnya tapi bapak kan tahu aa beraneka ragam agama di indonesia. jadi kalau bisa mohon cara pengucapan doanya tidak bersifat minoritas yaitu padda pengucapan “nama Tuhan” bisakah tiak di sebutkan nama-nama Tuhan dari satu agama. kita kan bisa menyebutkan “Ya Tuhan……….” yang sifatnya lebih mayoritas

    terima kasih-

  2. Tanggapan comunis is moslem:

    gw ingin menanggapi tanggapan dr sdr chika…
    chika, lo tau ngga’ sih hampir 70 % penduduk negara indonesia adalah islam,seperti negara lainnya yg penduduknya beragama islam,,,mereka menyebut nama tuhan mereka dengan ALLAH SWT n gw juga ngga’ suka sama islam garis keras,seperti mereka lakukan dgn mengebom daerah kalian…

  3. Tanggapan millie:

    ass. Pak tolong perhatikan alam sekitar kita dong.. Indonesia itu kaya, jadi tolong diolah dengan baik. jangan dijual ke luar, apalagi sama yahudi, bapak tahu kan yahudi itu gimana? orang pinter jangan dibiarkan pergi diambil oleh orang luar. kita masih butuh mereka, pak. kami anak sekolah aja tahu, masa bapak enggak? maaf kalo ada salah kata, kami hanya ingin bantu negara, banyak bag. neg. indonesia yang belum diperhatikan kesejahteraannya. terimakasih, dari kami.
    Wass.

Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.