Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Rabu
18
Mei '05

Ketua Dan Anggota KPUD [Komisi Pemilihan Umum Daerah] Humbahas Dituntut Mundur


Ratusan anggota dan pengurus Gerakan Peduli Masyarakat Humbang Hasundutan (GPMHH) Selasa (17/5) berunjuk rasa menuntut Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah Humbahas, Malon Simamora mengundurkan diri.

Unjuk rasa dilakukan dengan mendatangi kantor KPUD Humbahas. Mereka diterima Malon Simamora beserta staf di halaman kantor. Dalam orasinya Tobing yang menjadi juru bicara GPMHH menuding, Ketua KPUD dalam proses pelaksanaan Pilkada Humbahas berlaku tidak netral dan membela satu pasangan Balon.

Mereka juga menyoroti permasalahan di KPUD yang telah melenceng dari aturan. Terungkap dari orasi, selama ini Ketua KPUD Humbahas, kurang memfungsikan sekretariat dan Bendahara KPUD. Hal itu terlihat dalam proses pencairan dana KPUD dari Pemkab Humbahas yang tidak dimasukkan ke rekening KPUD tetapi langsung ke rekening pribadi Malon Simamora.

Tuntutan lainnya dari para demonstran mengenai status anggota KPUD, Rambe MM, SH yang telah menjadi CPNS tetapi belum mengundurkan diri. Padahal peraturan telah menetapkan, anggota KPU yang lulus maka harus mengundurkan diri dari CPNS.

Malon Simamora menjawab tuntutan GPMHH mengatakan, selama ini dia telah memfungsikan segala elemen di KPUD Humbahas dengan baik dan sesuai dengan peraturan. Tetapi jawabannya ditanggapi dengan cemoohan oleh demonstran.

Rambe MM, SH yang hadir di sana mengatakan, sampai saat ini dia belum pernah terdaftar sebagai CPNS di Humbahas.

Tetapi ketika para demonstran mengatakan, dia sudah diumumkan lulus dalam seleksi CPNS 2004 dan telah melakukan kebohongan publik, dia hanya terdiam seraya mundur.

Kapolres Humbahas, AKBP GP Hutajulu yang turut melakukan pengamanan menjawab tuntutan massa akan menyelidiki hal ini, tetapi sebagai tempat pengaduan pertama adalah Panwas Pilkada.

Mendapat jawaban yang kurang memuaskan dari KPUD Humbahas, GPMHH melanjutkan demonya ke kantor DPRD Kabupaten Humbahas dan diterima Ketua Dewan Bangun Silaban, SE.

Di sini mereka menambahkan tuntutannya, yakni segera menarik fasilitas mobil yang saat ini digunakan salah seorang Balon.

Sumber : (cal) Waspada Online, Dolok Sanggul


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Badrul akan Jadi Saksi Kasus Korupsi
Artikel selanjutnya :
   » » Pemkot-Bappenas MoU Lelang Serentak