Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Selasa
17
Mei '05

45 Rumah Terbakar Di Sidikalang


Sebanyak 45 rumah terbakar di Jalan SM. Raja Bawah dan Jalan Tembakau, Kota Sidikalang, Senin (16/5) dinihari pukul 00:15. Sejauh ini belum diketahui asal api, namun berdasarkan dugaan, akibat hubungan arus pendek listrik. Menghindari api merembet ke rumah warga lainnya, dua rumah terpaksa dirusak.

Berdasarkan pengamatan Waspada, lokasi kebakaran itu hanya terpisah badan jalan dari lokasi kebakaran yang menghanguskan 43 rumah pada 24 Januari 2005 lalu, dan tidak ada korban jiwa. ‘’Kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai miliaran rupiah,'’ sebut warga.

Menurut saksi mata, kebakaran besar itu terjadi karena mobil pemadam kebakaran terlambat datang, persis seperti yang terjadi Januari lalu. ‘’Kelihatannya mereka tidak siap siaga,'’ sebutnya.

Dia mengatakan, saat melintas pukul 01:00 menuju lokasi kebakaran, mobil pemadam kebakaran itu dilihatnya sudah dikeluarkan dari gudang komplek kantor Dinas Pemukiman, tetapi tidak bisa langsung bekerja karena para patugas memperbaiki mobil itu. Mobil pemadam tiba sekira pukul 01:10 saat api telah merambat hingga batas badan jalan di bagian hilir. Mereka hanya bisa menyemprotkan air ke rumah di seberang jalan.

Setelah air di tangki habis, mobil itu berangkat lagi mencari air entah ke mana dan lama. Padahal ada beberapa hidran kebakaran dekat lokasi dan menurut Dirut PDAM Tirta Nciho Ir. Litmuli Ginting saat kebakaran Januari lalu, hidran kebakaran itu berfungsi. Saat itu Ginting memang mencurigai ada kemungkinan kuncikunci hidran kebakaran itu telah dihilangkan petugas kebakaran.

Walau begitu, sekira pukul 02:00 api akhirnya padam, tapi telah menghanguskan 45 rumah warga, di antaranya 21 rumah di Jalan SM.Raja dan 24 di Jalan Tembakau. Sebagian besar berfungsi sebagai rumah toko sekaligus rumah hunian dan gudang.

Pemilik rumah di Jalan SM Raja masingmasing, Wilson Sinaga (Parjabu Na Timbo), S. Efendi Simamora (bengkel/show room King Kenny), J. Simanjuntak (ditempati Muksin Piliang), Artius Sihotang, Jahemat Manik, Esman Lbn. Tobing, Togar Tampubolon, Dem Ginting, Sornaoni Togatorop, Tahi Sihombing, Aston Manullang, Ramli Simatupang (dua unit), Warter Sinaga, Pasangan Silalahi, S. Efendi Simamora (tempat tinggal), Daulat Siburian, Farianus Lbn. Tobing, Aleksius Lbn.Tobing, Saur Sihombing. Hingga siang hari api masih menyala pada tumpukan biji kopi dan tumpukan beras.

Di Jalan Tembakau masingmasing rumah milik Marhaban Lingga (toko serba ada), M. Nasir Angkat (ditempati Jamson, SE alias Chiang yang dipergunakan sebagai toko kaca Karya), Elon Lbn. Gaol, Nurlaurhu Sitorus, Zulkifli, Togampar Gurning, Tolong Angkat R. Boru Simamora, Sihombing (ditempati R.Saragi), O. Simbolon, Ratio Milawaty, Darius Nainggolan, A. Manullang (ditempati H.Silaban).

Yurnalis Piliang (dua unit), Dungo Manalu, Togar Nababan, Rustam Efendi Silitonga, St.Krisman Siregar, Pasaribu, L.M.Banurea, M. Marbun (ditempati Japar Lingga), Eleksius lbn.Tobing, Andreas Silalahi. Dua yang dirusak adalah rumah Banurea (ditempati Suratmin) dan rumah milik M. A. Capah.

Informasi dari Kepala Kelurahan Sidikalang Kota, A.Yuhardha, Pemkab telah membuat Posko kesehatan dan dapur umum di sekitar lokasi kebakaran. Sedangkan J. Simanjuntak (rumah makan PSSSI) yang membuka usaha baru di lokasi kebakaran, mengalami nasib kedua setelah Januari lalu rumahnya juga terbakar.

Sumber : (a24/c26)  



Artikel sebelumnya :
   » » Pengacara DPRD Depok Minta Dakwaan Dibatalkan
Artikel selanjutnya :
   » » Diulang, Pertarungan Tinju Anis Ceuvin vs Panca Silaban