Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Senin
11
Apr '05

Aborsi


Aborsi menjadi berita menakutkan di akhir zaman. Tingkat aborsi di Indonesia sangat tinggi, bahkan sebuah sumber pernah berkata ada lebih dari 5 juta kasus aborsi, baik legal maupun ilegal. Yang juga lebih mengerikan, karena 78% kasus aborsi dikerjakan oleh wanita di bawah usia 30 tahun. Dan dari pelaku-pelaku aborsi ini, 72 % adalah mereka yang belum menikah. Berarti akibat sex pranikah.

Masalah ini perlu mendapat perhatian yang serius, karena di satu sisi berbicara tentang pembunuhan bayi-bayi yang tidak bersalah, di sisi yang lain, adalah kehancuran moral wanita-wanita muda, bahkan secara umum adalah generasi muda. Bagaimana setelah pasca aborsi? Apakah akan timbul rasa bersalah? Apakah untuk menutupi rasa bersalah itu mereka tidak lari ke narkoba? Atau bahkan ada mentalitas “ah, sudah tanggung, karena sudah hancur, sekalian saja jual diri!“.

Sebagai orang percaya, kita harus berani berbuat sesuatu, minimal kita mulai berdoa untuk generasi kita, kita perlu berdoa untuk pemerintah kita agar aborsi tetap ilegal, kita perlu berdoa agar dokter-dokter tetap mempertahankan “sumpah jabatannya“ untuk tetap mempertahankan hidup dan tidak “mengambilnya“. Kita perlu berdoa agar mereka-mereka yang hamil, apapun alasannya tidak akan “mengambil“ kehidupan dengan alasan apapun. Atau kita juga dapat menasehati rekan-rekan kita untuk tidak “terlalu jauh“ dalam masa pacaran agar tidak menyesal dikemudian hari.

Sebagai wujud kepedulian kita pada hal tersebut, pada hari Sabtu tanggal 9 April 2005, Ibadah Kaum Muda Jay Army, GL Ministry, mengadakan Seminar Aborsi dengan pembicara Pdt. Gilbert, yang membahas dari sudut pandang Firman Tuhan, serta Dr. Irwan Silaban, yang membahas dari sudut psikologis dan medis.

Pdt. Gilbert dalam khotbahnya yang terambil dari Mazmur 139:13-18, mengupas tentang :
1.      Kehidupan di mulai selagi kita bakal anak (ayat 16).
2.     Kehidupan ada karena keterlibatan Allah dengan sempurna (ayat 13 & 15).
3.       Kehidupan kita dahsyat dan ajaib jika kita menyadari (ayat 14).
4.       Kehidupan kita selalu disertai oleh kasih dan kuasa Allah (ayat 17-18).

Dr. Irwan Silaban dalam ceramahnya yang disertai tayangan-tayangan serta capture-capture yang membuat orang-orang muda makin mengerti dan makin jelas, mengupas tentang bahaya sex pranikah, yang pada dasarnya sex adalah karya agung Allah, yang harus tetap dijaga dalam kekudusan dan kebenaran. Dijelaskan pula tentang bahaya aborsi serta tayangan-tayangan bagaimana aborsi dilaksanakan.

Untuk itu sebagai orang muda yang telah hidup dalam pengenalan akan Allah, kita semua ditantang untuk hidup benar, jangan pacaran sembarangan, tetapi tetap menjaga kesucian di masa pacaran. Juga Dr. Irwan, kemudian memberi kesempatan tanya jawab.

Di akhir seminar, Pdt. Gilbert mengadakan pelayanan altar call, dimana anak-anak muda yang mau hidup benar dan suci dihadapan Allah didoakan untuk senantiasa diberi kekuatan oleh Roh Kudus.

Doakan terus program-program GL Ministry agar terus mempersiapkan orang-orang muda untuk tetap menjadi tentara-tentara Allah yang hidup dalam kesucian dan kebenaran. Tak lupa, kita tetap mendoakan jemaat Tuhan sekalian agar tetap hidup sesuai dengan Firman Tuhan. Maju terus dalam Yesus.

Sumber: GL Ministry


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Harapan Suram di Pulau Harapan…
Artikel selanjutnya :
   » » Radio Komunitas: Peluang Meningkatkan Pelayanan HKBP