Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Senin
24
Jan '05

KSBSI [Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia] Galang Dana bagi Buruh NAD


Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) menggalang dana dan bantuan kerja sama proyek bagi buruh-buruh yang terkena gempa dan tsunami di Aceh.

Hal itu disampaikan Ketua Umum DPP KSBSI, Rekson Silaban, dalam jumpa persnya di Kafe Venezia, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu (23/1).

Rekson menyatakan, sampai sejauh ini dana yang terkumpul dari serikat buruh internasional mencapai Rp 1 miliar dan akan terus bertambah. ”DPP KSBSI dan serikat buruh dari Jepang, Belgia dan lain-lain mencanangkan enam proyek untuk mendukung restrukturisasi dan rehabilitasi di NAD,” katanya.

Proyek itu antara lain bantuan kemanusiaan, pembangunan sekolah anti gempa dan proyek pembangunan klinik, penyediaan satu mobil klinik dan paramedis, dan memberikan advokasi bagi buruh-buruh di Aceh.
Rekson juga menyayangkan tindakan ILO yang dinilai lamban dalam melakukan pendataan terhadap para buruh yang kehilangan pekerjaan di NAD. Padahal saat ini ILO seharusnya sudah mulai memasuki tahap action. Jika terlalu lama, para buruh akan kehilangan harapan dalam melakukan eksodus keluar dari Aceh untuk mencari pekerjaan.

Rekson memperkirakan, 18.000 perusahaan yang ada di Banda Aceh hancur akibat gempa dan tsunami. ”Hingga kini belum diperoleh data konkret tentang keberadaan perusahaan lainnya di Banda Aceh,” tandasnya.

Sumber : (mar/dc) Medan Bisnis, Jakarta , Detik.com, Jakarta


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » ‘High-cost economy’ curbs better pays
Artikel selanjutnya :
   » » Widodo Silaban dan Indah Tobing Senang Jadi Keluarga Batak