Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Kamis
20
Jan '05

Penyelesaian Perselisihan Jangan Melibatkan Orang Luar


Penyelesaian perselisihan hubungan industrial sebaiknya tidak melibatkan orang luar karena bisa menambah persoalan baru. Selain itu, semua elemen juga harus berusaha menekan biaya ekonomi tinggi.

Demikian rekomendasi pertemuan puncak Tripartit Nasional yang digelar di Jakarta, Rabu (19/1).

“Tidak melibatkan pihak lain artinya penyelesaian perselisihan di perusahaan tak lagi mengikutsertakan aparat keamanan dari berbagai kesatuan dan preman, seperti yang selama ini berlaku,” kata Hasanuddin Rachman, Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).

Ketua Umum Konfederasi Rekson Silaban menyebutkan, rekomendasi lain menyangkut penyempurnaan atau bahkan pencabutan beberapa aturan pendukung Undang-Undang Ketenagakerjaan harus ditindaklanjuti. “Peraturan perundang-undangan yang menghambat terciptanya hubungan industrial yang harmonis perlu segera direvisi sehingga rekomendasi tidak sekadar jadi wacana,” kata Rekson.

Menurut Direktur Organisasi Buruh Internasional (ILO) Alan Boulton, pertemuan Tripartit Nasional itu bertujuan mengidentifikasi masalah yang menjadi prioritas dalam hubungan industrial yang harmonis, efisien, produktif, dan setara di tempat kerja.

“Kesempatan mempertemukan wakil pemerintah, pengusaha, dan pekerja dalam satu forum akan bermanfaat untuk membantu pemerintah baru menyusun program yang jelas guna terciptanya hubungan industrial,” kata Alan.

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Fahmi Idris mengatakan, berbagai perubahan menuntut paradigma baru hubungan industrial, serta perubahan dari setiap pelakunya dan aparat pemerintah dalam hubungan industrial. Perlu dikembangkan beberapa prinsip untuk menciptakan hubungan industrial, yakni manajemen dan serikat pekerja sama-sama membangun kemitraan dan kerja sama.

“Setiap persoalan di perusahaan penyelesaian diupayakan secara internal sehingga forum konsultasi dan dialog bipartit perlu terus difungsikan,” ujarnya.

Sumber : (ETA) Harian Kompas, Jakarta


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Perampas Sepeda Motor Bunuh Korbannya
Artikel selanjutnya :
   » » ‘High-cost economy’ curbs better pays