Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Kamis
13
Jan '05

Satu Lagi, Tahanan Kabur Nyerah


Satu lagi tahanan Polsekta Percut Seituan Ali Imran, 18, penduduk Jalan Letda Sujono Gang Rambutan, Medan Tembung yang kabur dari sel tahanan Polsekta Percut Seituan, menyerahkan diri, Rabu (12/01) sore.

Polsekta Percut Seituan bekerjasama dengan Polsekta Medan Timur melakukan penjemputan tersangka di kawasan Binjai.

Disebutkan, tersangka Ali Imran ditahan petugas Polsekta Percut Seituan sejak bulan Desember 2004 lalu dalam kasus Narkoba. Tersangka ditangkap petugas karena ketahuan menyimpan dua paket shabushabu dan ditangkap di kawasan Jalan Letda Sujono, Medan Tembung.

Karena ajakan rekannya sesama tahanan Ali Imron nekat ikut kabur dari sel tahanan Polsekta Percut Seituan dengan cara menjebol jeruji besi.

Hingga Rabu (12/01) petugas telah berhasil menangkap kembali tiga tahanan Polsekta Percut Seituan yang kabur. Sebelumnya Dika Andrian dan Timbul Silaban diringkus di kawasan kota Medan dan Bandar Baru. Keduanya terpaksa ditembak polisi karena berusaha kabur saat hendak ditangkap petugas.

Seperti diberitakan sebelumnya tersangka bersama enam tahanan Polsekta Percut Seituan yang melarikan diri setelah menggergaji tiga jeruji besi RTP Polsekta Percut Seituan dan melompat ke pemukiman penduduk, Minggu (09/01).

Hingga Kamis (13/01) siang empat lagi tahanan yang masih diburu petugas yakni Awaluddin alias Awal, 21, penduduk Jalan Pelajar Gang Famili Medan terlibat kasus perampokan seorang wanita turunan Tionghoa di Jalan Aksara simpang Jalan Selam V. Tersangka Awal bersama rekannya, Timbul Sofian Silaban ditangkap petugas Polsekta Medan Area di kawasan Tembung bulan Desember 2004.

Gimron Gultom, 17, penduduk Desa Buntu Sidikalang dan M Nurmin Siregar, 17, penduduk Pasar VII Tembung terlibat kasus pencurian dan Sofian Siahaan, 22, penduduk Jalan Sei Rotan dalam kasus perampokan.

Ketujuh tersangka diketahui kabur setelah petugas melakukan pengecekan tahanan di RTP Mapolsekta Percut Sei Tuan.

Menurut sumber, empat tahanan yang belum dibekuk masih berada di kota Medan. Terkait dengan kasus kaburnya tujuh tahanan dua petugas jaga (Samapta) Polsekta Percut Seituan, Bripka PS dan Brigadir BP terpaksa menjalani pemeriksaan di unit P3D Poltabes MS. (nur)

Sumber : (nur) Berita Sore (cache)


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Fisikawan Hans Wospakrik Meninggal
Artikel selanjutnya :
   » » Aniaya, Harsono Divonis 18 Bulan