Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Kamis
25
Nov '04

Berkas dugaan korupsi DPRD siap dikirim ke Kejakti Jabar


Satuan Tindak Pidana Korupsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Sattipikor Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya segera mengirimkan berkas pemeriksaan 18 mantan anggota DPRD Depok dan Sekretaris Dewan (Sekwan), yang diduga terlibat kasus korupsi senilai Rp 9,4 miliar, ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

“Setelah berkas pemeriksaannya selesai, akan secepatnya kami kirimkan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Paling lambat minggu depan,” ungkap Kasatserse Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Anton Wahono, kepada MD, kemarin.

Disinggung mengenai pemeriksaan terhadap Walikota Depok Badrul Kamal, Anton menegaskan bahwa Walikota hanya dimintai keterangan sebagai saksi.

“Walikota kami minta datang hanya sebagai saksi. Keterangannya adalah untuk melengkapi berkas terhadap ke19 orang yang telah kami periksa sebelumnya,” Anton menjelaskan.

Menurut dia, Polda Metro Jaya juga telah memanggil kembali ke-19 tersangka, yang saat ini menjadi tahanan kota, untuk dimintai keterangan tambahan.

“Mereka yang menjadi tahanan kota itu sudah kami panggil kembali untuk dimintai keterangan tambahan,” ujar Anton, yang mengaku lupa tanggal pemanggilan mereka.

Berkas pemeriksaan yang akan dikirimkan ke Kejakti Jabar itu, kata Anton merupakan tahap pertama. “Ada dua tahapan, yang pertama kami kirimkan berkas. Jika Kejaksaan menyatakan lengkap, ada tahap kedua yaitu penyerahan tersangka dan barang bukti.”

Mereka yang saat ini berstatus sebagai tahanan kota adalah 18 orang merupakan mantan anggota DPRD Depok periode 1999-2004, yaitu Sutadi, Agus Sutondo, Sasono, Cristian Poltak Selamet Silaban, Naming D. Bothin, Machruf Aman, Ratna Nuriana, Hasbullah Rahmad, Bambang Prihanto, Kusdiharto, Haryono, M. Amin, Bambang Sutopo, Mazhab HM, Rafie Achmad, Damanhuri, Mansyuria dan Hiras Toni Hutapea, serta Endang Rukana (Sekretaris Dewan).

Di antara 19 tersangka itu, mereka yang terpilih lagi sebagai anggota DPRD periode 2004-2009 adalah Naming D. Bothin, Hasbullah Rahmad, Mazhab HM, Kusdiharto, Machruf Aman, dan Ratna Nuriana.

Mereka dijerat dengan UU 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan KUHP tentang Penggelapan.

Sumber : (row) Monitor Depok Online, Jakarta


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.