Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Selasa
23
Nov '04

Poltak: Kami Tak Tinggal Diam


SADAR keberadaan Ruko Permata Kaltim yang sedang dibangun di depan Pasar Segiri menjadi penyebab terjadinya banjir lumpur di kawasan itu, pemilik proyek berjanji akan segera mencari jalan keluar agar banjir serupa tidak terjadi lagi. Seperti ditandaskan juru bicara pemilik proyek, Poltak Silaban di hadapan Wakil Walikota Samarinda H Syaharie Jaang SH Msi yang melakukan sidak di proyek tersebut kemarin.

Menurut Poltak, pihaknya sebenarnya sudah melakukan upaya-upaya agar lumpur tidak membanjiri jalan yang ada di depan ruko itu. “Kami akan segera membangun penampungan air dan culvert box untuk menghindari banjir. Tapi secara umum, kami sebenarnya sudah melakukan antisipasi jika terjadi hujan dengan membuat tanggul-tanggul seperti itu,” kata Poltak sambil menunjuk tanggul yang terbuat dari karung yang diisi tanah yang berada di pinggir jalan umum.

Menurut Poltak, terhadap lumpur yang menutupi jalan umum di depan rukonya, pihaknya tidak tinggal diam. Sebagai bentuk tanggungjawab, jika terjadi banjir lumpur, pihaknya senantiasa langsung membersihkannya. “Prinsipnya kami tidak tinggal diam terhadap banjir lumpur itu,” ujarnya.

Dikatakan, banjir lumpur yang terjadi di depan Ruko Permata Kaltim dijamin hanya terjadi saat proses pembangunan ruko itu. Dan jika proyek itu sudah selesai dibangun, Poltak mengatakan tidak akan terjadi banjir lagi di kawasan itu. “Lumpur itu berasal dari jalan menuju bukit itu. Ini terjadi karena jalannya belum dicor, nanti kalau semua sudah dicor, banjir lumpur tidak akan terjadi lagi,” tandasnya.

Sumber : (rif) Samarinda Pos


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.