Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Sabtu
12
Jun '04

27 Gedung Sekolah di Jakbar Rusak Berat


Sedikitnya 27 gedung sekolah di Jakarta Barat mengalami rusak berat. Sekolah-sekolah yang rusak tersebut baru diusulkan perbaikannya pada tahun 2005 mendatang.

Sepuluh diantaranya adalah gedung Sekolah Menengah Pertama (SMTP), yakni SMP 271, SMP 108, SMP 248, SMP 186, SMP 190, SMP 190, SMP 224, SMP 207, SMP 125, SMP 219 dan SMP 169. Sedangkan 17 gedung sekolah lainnya adalah Sekolah Dasar (SD).

‘’Setiap tahun kami menerima daftar sekolah rusak dari beberapa kepala sekolah,'’ ujar Kasie Gedung Sekolah, Saut Silaban kepada Republika, Rabu (9/6).

Menurutnya, setiap tahun selalu ada laporan masuk dari pihak kepala sekolah perihal gedung sekolah yang rusak. Setelah berkoordinasi dengan Sudin Pendidikan Dasar barulah ditentukan sekolah-sekolah yang diprioritaskan untuk diperbaiki.

Tahun 2004 ini, 97 sekolah sedang berada dalam proses perbaikan, tanggal 28 Mei lalu proses pembangunan fisik rehabilitasi beberapa sekolah itu  baru dimulai. Proses rehab berat pada 13 gedung SMP dan 84 gedung SD.

‘’Rata-rata dana merehab untuk satu sekolah mencapai lima ratus juta,'’ tandas Saut. Menurutnya, karena keterbatasan dana APBD, maka sekolah-sekolah yang kerusakannya terparahlah yang mendapat prioritas direhab.

‘’Jika kerusakan sudah mengganggu struktur bangunan, sekolah tersebut yang kami prioritaskan,'’ ujar Saut.

Namun, tidak semua anggaran merehab sekolah berasal dari APBD, anggaran perbaikan juga berasal dari APBN dan dana swadaya sekolah atau komite sekolah.

Menurut Saut, beberapa gedung sekolah di ibu kota kerap kali mengalami kerusakan karena sejak awal konstruksi bangunan sekolah kurang bagus. ‘’Kualitas konstruksi bangunan rendah,'’ ujar Saut. Akibatnya, saat ini justru banyak ditemukan gedung-gedung sekolah yang rusak konstruksi bangunannya.

Sementara itu untuk mengatasi kekurangan tenaga pengajar, Sudin Dikmenti Jakbar mengangkat 114 orang guru kontrak. Guru kontrak tersebut berasal dari 25 sekolah menengah umum (SMU) dan sekolah menengah kejuruan (SMK).

‘’Guru kontrak yang diangkat, awalnya adalah guru honor,'’ tandas Kasudin Dikmenti, Amsani Idris kepada para wartawan, Kamis (10/6).

Selain pengangkatan guru kontrak, pada tahun 2003 lalu Sudin Dikmenti juga melaksanakan pengadaan guru bantu. Namun, di Jakarta Barat juga masih terdapat ratusan guru honor yang belum diangkat.

Selain mendapatkan honor mengajar setiap jam, guru kontrak juga mendapatkan tambahan gaji sebesar Rp 750 ribu. Gaji yang didapatkan oleh guru honor tersebut berasal dari APBD, sehingga nilai gaji pun berbeda-beda untuk tiap daerah.

Ratusan guru honor yang belum dingkat ini berkaitan dengan keterbatasan APBD. Jika anggaran telah tersedia, maka akan diadakan kembali tes untuk pengangkatan guru honor tersebut menjadi guru kontrak.

‘’Tahun lalu diangkat tiga ratus delapan puluh guru bantu,'’ ujar Amsani. Menurut Amsani, perbedaan guru honor dan guru kontrak adalah pada status dan sistem penggajian. Guru honor mendapatkan jatah honor sesuai dengan jumlah jam mengajar.

Untuk dapat diangkat menjadi guru kontrak, masing-masing sekolah mengusulkan guru-guru honor terlebih dahulu. Kemudian, guru-guru tersebut diuji oleh Sudin Dikmenti melalui Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP).

‘’Gaji guru bantu rata-rata sama untuk tiap daerah,'’ ujar Amsani. Sedangkan guru bantu untuk tingkat SMU dan SMK rata-rata mendapatkan tambahan gaji sebesar Rp 460 ribu, gaji tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
Sumber : (C06) Republika Online, Jakarta


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Dinding Keriting Sang Maestro
Artikel selanjutnya :
   » » 11 Meninggal Akibat Malaria