Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Senin
31
Mei '04

Ilmu Kimia Tentukan Masa Depan Manusia


Pembantu Rektor (PR) I Unimed Drs Hasudungan Sinaga MS mewakili rektor mengatakan, kedepan program studi kimia akan mempunyai nilai saing tinggi, mengingat perkembangan ilmu dan teknologi sangat pesat. Karenanya ilmu kimia sangat menentukan masa depan manusia.

Hal itu dikatakan Hasudungan Sinaga pada pembukaan Seminar Ilmiah ” perkembangan Terkini Ilmu Kimia dan Pembelajarannya ” yang diselenggarakan Prodi Magister Pendidikan Kimia Program Pascasarjana Unimed, di kampus Unimed, diikuti 300 peserta, Sabtu (29/5).

” Kita jangan larut pada perkembangan ilmu itu sendiri, tanpa diikuti dengan bagaimana pendekatan ataupun proses pembelajaran yang efektif sehingga materi pendidikan kimia menjadi menarik dan diharapkan melalui ilmu kimia perkembangan ilmu dan teknologi akan lebih pesat ke depan “, katanya.

Menurutnya, sangat penting mengkaji apa dan bagaimana ilmu kimia itu. Kimia itu suatu ilmu yang baik untuk dipelajari di masa datang. Kehidupan manusia tidak terlepas dari unsur kimiawi. Gagasan seminar ini merupakan suatu jawaban terhadap daya saing ke depan.

Seminar sehari itu menampilkan tujuh pembicara yang merupakan dosen PPs-Unimed dan jurusan kimia, yaitu Prof Manihar Situmorang, Dr Albinus Silalahi, Dr Suharta, Dr Ramlan Silaban, Dr Zainuddin, Mukhtar MSi, Dr Simson Tarigan dan Dr Herbert Sipahutar.

Sementara Direktur PPsUnimed Prof Dr Usman Pelly MA mengatakan kehadiran program studi S2 Magister Pendidikan Kimia Unimed ini, merupakan satusatunya di Sumatera. Peranan para pakar kimia sangat menentukan sejauh mana perkembangan ilmu kimia dalam pembelajaran.

” Kehidupan kita tak lepas dari kimia. Kini ada kecenderungan dalam kehidupan manusia seharihari kita telah menjauhkan diri dari kimia beralih kepada obat tradisional. Kemudian kita juga telah dijajal dengan senjata-senjata kimia oleh negara adidaya AS, dan semua itu menjadi ancaman ,” katanya.

Usman Pelly mengimbau agar prodi yang baru ini tetap berorientasi pada quality assurance dengan mempertimbangkan kebutuhan dunia pendidikan, industri dan pariwisata.

Dr Ramlan Silaban pembicara sekaligus tim pengelola prodi baru ini, menjelaskan, program studi dengan izin nomor 686/D/T/2004 tersebut terbuka untuk semua kalangan, mulai menerima mahasiswa baru 2004/2005.

Sumber : (m33) Waspada Online


Ada 3 tanggapan untuk artikel “Ilmu Kimia Tentukan Masa Depan Manusia”

  1. Tanggapan sri:

    obat tradisional terkadang jg mengandung kimia,kita jangan salah mengartikan bahan kimia.
    sebagian besar masyarakat pedalaman mengatakan kimia itu bisa menghancurkan,saya kurang setuju,,karena sebenarnya kehidupan kita tak kan luput dari kimia.
    dan saya kurang setuju jika bahan tradisional lepas dari peranan kimia.
    misalnya obat tradisional yang bahannya dicari dari hutan,,dihutan itu banyak jenis tumbuhan yang mngandung bahan tentang kimia,,bahkan ribuan jenis,,tapi terkadang bahan kimia tersebut mengandung obat,.

  2. Tanggapan Guslanthy:

    Syan kurang setuju ketika ilmu kimia dikatakan dapat mengancam mas depan kita, misalnya seperti yang dikatakan “bahwa bahan-bahan kimia banyak digunakan oleh As dalam misi peperangan”. memang betul bahan kimia tersebut telah digunakan untuk keperluan itu. akan tetapi justru dengan bahan kimia yang laian maka akan mengurangi atau menetralisir keperluan itu. satu hal yang patut untuk kita camkan bahwa segala sesuatu akan ada unsur kimianya dan segala bahan kimia itu akan memilki nilai ambang batas (NAB). jadi ketika NAB itu berada dalam posisi wajar saja maka justru akan menghasilkan manfaat yang sangat besar bagi kehidupan kita, dan ketika bahan kimia itu melebihi ambang batas maka kesemuanya akan menjadikan bersifat toksik (racun)

  3. Tanggapan NOVI:

    SAYA SETUJU DENGAN PERNYATAAN BAHWA ILMU KIMIA MEMILIKI PERAN PENTING DALAM KEHIDUPAN. NAMUN PADA KENYATAANNYA DALAM DUNIA PENDIDIKAN SENDIRI, SISWA BERANGGAPAN BAHWA KIMIA ADALAH MATA PELAJARAN YANG SUKAR DAN SULIT UNTUK MEMPELAJARI. JADI MENURUT SAYA AGAK SULIT UNTUK MEMASYARAKATKAN TENTANG KIMIA.
    MAKA DARI ITU PERLU DIADAKAN PENELITIAN LEBIH LANJUT TENTANG BAGAIMANA CARA MEMASYARAKATKAN KIMIA DENGAN CARA YANG MUDAH DAN MENYENANGKAN. AGAR MASYRAKAT AWAM TIDAK HANYA AHLI KIMIA MENGERTI TENTANG PENTINGNYA DAN PERAN KIMIA DALAM KEHIDUPAN.

Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Seminar di FH Unisri [Fakultas Hukum Universitas Slamet Riyadi]
Artikel selanjutnya :
   » » PDAM Bogor Harus Bayar Rp 500 Juta