Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Minggu
16
Mei '04

Album Karya Arsitek Indonesia



Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

Resensi Buku :
Judul : Karya Arsitek Indonesia
< Bambang & Sukada Adelar Budi>
< Arsitek Ikatan>
< 351>

Buku ini diterbitkan sebagai bagian dari tanggung jawab profesi dalam memperkenalkan dan mengabadikan karya para arsitek. Secara keseluruhan ditampilkan 53 desain bangunan arsitektur Indonesia lintas zaman yang dibagi menjadi enam kategori. Pada bagian awal, dengan tajuk Karya Arsitek Maestro, diketengahkan empat karya perfected. Disebut demikian karena arsitek yang bersangkutan terus-menerus menyempurnakan karyanya hingga mendapatkan kepuasan. Mereka adalah almarhum (alm) Friedrich Silaban yang memelopori bangunan modern untuk iklim tropis lembab, alm Robi Soelarto yang mempertahankan nilai tradisi dalam perancangan gedung modern, alm Ahmad Noe’man yang menyertakan hasil penafsiran Quran dan Hadis dalam pembangunan Masjid Salman (Bandung), dan alm YB Mangunwidjaja yang menerapkan pendekatan lapangan, memperhatikan lingkungan awal sebagai titik tolak perencanaannya.

Koleksi terbanyak tercakup pada arsitektur Rumah dan Permukiman. Di sini ditunjukkan berbagai model tempat tinggal, seperti rumah minimalis, bernuansa etnis, hasil eksperimen modern, rumah pojok, rumah pascabanjir, asrama, dan small office home office. Tiga kelompok berikutnya adalah Komersial dan Perdagangan, Perkantoran, serta Hotel, Restoran dan Pariwisata. Kategori terakhir berkaitan dengan bangunan untuk pendidikan, kegiatan sosial, dan peribadatan.

Beberapa bangunan untuk keperluan bisnis yang dikemukakan pada buku ini pernah mendapatkan penghargaan. Misalnya, Pusat Jajan Mahasiswa di kompleks FISIP UI meraih Penghargaan Pujian dari Ikatan Arsitek Indonesia pada tahun 2002, Graha Pangeran di Surabaya yang didesain dengan konsep hemat energi memperoleh penghargaan internasional The Asean Energy Award 2002 dan, khusus untuk perancangnya, Medali Kalyanakretya Utama 2002.

Sumber : (THA/Litbang Kompas)  Harian Kompas


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » ‘Benang Merah’ Album Baru Riani Sovana

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions.php on line 590
Artikel selanjutnya :
   » » Putusan Kasasi Akbar Tandjung Jangan Dijadikan Yurisprudensi