Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Selasa
9
Mar '04

Putusan Akbar Dieksaminasi



Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

Putusan kasasi Akbar Tandjung terus menyisakan kekecewaan. Koalisi Pemantau Peradilan (KPP) melakukan eksaminasi (pemeriksaan kembali) atas putusan yang kontroversial itu. Majelis eksaminasi sudah mulai bekerja. Tujuh orang pakar hukum menjadi majelis eksaminator.

Mereka terdiri dari mantan hakim agung Johansyah, mantan jaksa MH Silaban, praktisi hukum Luhut Pangaribuan dan Iskandar Sonhadji, aktivis antikorupsi Bambang Widjojanto, serta pakar hukum pidana Rudi Satriyo dan Cudri Sitompul. ‘’Akhir Maret 2004 nanti kami ingin eksaminasi ini selesai. Sidangnya sudah mulai sejak Rabu pekan lalu,'’ ujar Iskandar Sonhadji kepada Republika, Senin (8/3).

Menurut Iskandar, eksaminasi akan memeriksa semua perjalanan kasus penggelapan uang Bulog Rp 40 miliar. Dakwaan jaksa juga akan mereka periksa. Selebihnya, tentu saja putusan pengadilan mulai dari tingkat pertama hingga kasasi di MA. Iskandar mengakui, eksaminasi ini tidak akan mempunyai pengaruh apa-apa atas putusan kasasi yang membebaskan Akbar. Namun, lanjutnya, dengan adanya pemeriksaan kembali ini, dia berharap publik mendapatkan pembelajaran tentang apa saja yang seharusnya dilakukan penegak hukum dalam menangani kasus ini.

Tidak lama setelah kasasi Akbar diputus, Ketua Mahkamah Agung (MA) Bagir Manan menyatakan tidak mungkin pihaknya mengeksaminasi putusannya sendiri. Iskandar pun tidak berharap banyak pada MA. Dia menyebut, beberapa hasil eksaminasi publik atas kasus yang kontroversial juga tidak pernah ditanggapi MA.

Sementara itu, Koordinator KPP Asep Rahmat Fajar mengatakan, jika hasil eksaminasi ternyata menunjukkan kesalahan majelis, MA seharusnya menjadikannya dasar untuk melakukan eksaminasi internal. Meskipun eksaminasi tidak mengikat, dia mengatakan menjadi kewajiban MA untuk memeriksa sendiri putusan yang dijatuhkannya.

‘’Paling tidak dengan eksaminasi akan menunjukkan bahwa MA itu mengerti tuntutan masyarakat. Kalau belum apa-apa sudah tidak mungkin, ya masyarakat akan mempunyai penilaian sendiri atas badan peradilan tertinggi itu,'’ lanjut Asep. Hasil dari eksaminasi ini akan dipublikasi pada awal April 2004. Publikasi akan melalui sebuah seminar yang dihadiri para penanggap, antara lain mantan anggota majelis kasasi kasus Akbar Tandjung.
Sumber : (fin) Republika Online, Jakarta


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.






Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions.php on line 590
Artikel sebelumnya :
   » » Jurkam tanpa izin diturunkan dari panggung

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions.php on line 590
Artikel selanjutnya :
   » » Muchtar Pakpahan Resmikan Kuburannya