Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Minggu
14
Sep '03

Vita Dharmawan: Itu Urusan Pak Bona Silaban


Soal Puluhan Karyawan JGW

Pihak Total E&P Indonesie mengatakan tidaklah tepat jika pihaknya dikait-kaitkan dengan macetnya pembayaran uang pesangon 50-an mantan karyawan JGW. “Kuranglah tepat kalau kami dilibatkan dalam urusan pesangon karyawan JGW,” kata Kepala Departemen Komunikasi PT Total E&P Indonesie, Vita Dharmawan kepada Kaltim Post kemarin.

Ia mengatakan, pihaknya hanya berurusan dengan JGW selaku kontraktor Total E&P. “Antara Total dan JGW adalah persoalan perusahaan. Sementara masalah karyawan JGW adalah masalah JGW. Itu urusan Pak Bona dengan karyawannya,” papar Vita.

Sebelumnya diberitakan harian ini, Direktur PT Jhoswa Graha Wiranusa (JGW) Bona Silaban mengatakan, permasalahan pembayaran uang pesangon 50-an mantan karyawan JGW bukanlah tanggung jawab JGW semata. Namun PT Total E&P Indonesie juga harus bertanggungjawab atas keterlambatan pembayaran pesangon tersebut. “Permasalahan ini bukan tanggung jawab saya semata. Total juga ikut bertanggungjawab,” tegas Bona kepada Kaltim Post kemarin. Hal ini berkaitan dengan belum tuntasnya pembayaran kerusakan invoice material handling lifting & equipment milik JGW oleh Total. Lebih lanjut dikatakannya, jika Total bersedia membayar kerusakan 8 invoice tersebut, maka pembayaran pesangon mantan karyawan JGW akan dituntaskan.

Mengenai hal ini, Vita menegaskan, pihaknya selalu patuh pada aturan. Termasuk mengenai hak-hak kontraktor. “Apapun yang menjadi kewajiban Total akan kami laksanakan,” tegasnya. Diakuinya, JGW mempunyai tagihan invoice yang rusak. Namun pihaknya baru bisa melaksanakan kewajibannya, setelah invoice tersebut bisa beroperasi kembali.

Sumber : (iza) Kaltim Post, Balik Papan


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Jalan MH Thamrin, Riwayatmu Kini
Artikel selanjutnya :
   » » Kulminasi Matahari, Tugu Khatulistiwa “Menghilang”