Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Sabtu
3
Mei '03

SMUN 2 Terapkan Sistem ”Online”


Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) bersama PT Telkom Kandatel Sumbagsel, Jumat (2/5) menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding, MoU) pengembangan program Sekolah 2000 berbasis teknologi telekomunikasi (internet) melalui dana Pembinaan Usaha Kecil dan Koperasi (PUKK). Dari empat sekolah yang menjadi pilot project, SMU Negeri 2 Palembang yang pertama memiliki 10 personal computer (PC) online.

MEMBERI PENJELASAN — Account Manager Unit Pelayanan Bisnis (UPB) Kandatel Sumbagsel, Ir Meyer Silaban menjelaskan teknologi informasi telekomunikasi berbasis internet di hadapan siswa SMUN 2 Palembang pada rangkaian peresmian warung internet (warnet) sekolah oleh Kandatel Sumbagsel, Ir Muhammad Awaluddin, MBA, Jumat (2/5). (Sripo/ist)

Peluncuran Warung Internet (Warnet) SMU Negeri 2 serta penandatangan MoU program sekolah 2000, dihadiri Kasi Kurikulum Diknas Palembang, Drs Aman Makmur, Kakandatel Sumbagsel, Ir Muhammad Awaluddin, MBA serta Kepsek SMU Negeri 2, Drs Purwira Z. Acara itu digelar usai upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di halaman SMU Negeri 2.
Awaluddin menuturkan, program Sekolah 2000 merupakan pengembangan Electronic Education (E-Education) di Telkom Sumatera yang ikut melibatkan sekolah sebagai bagian dari pemanfaatan sarana serta fasilitas telekomunikasi. Khusus Sekolah 2000, prioritas utamanya berupa fasilitas Warnet melalui pinjaman dana PUKK Rp 50 juta kepada sekolah untuk membangun jaringan sistem online. “Untuk operasionalnya, Telkom mempercayai Koperasi Pegawai Telkom untuk membantu sekolah. Begitu sekolah melunasi pinjaman selama 24 bulan, maka Koperasi Telkom akan ditarik. Komputer dan perangkatnya milik sekolah,” katanya.
“Kenapa harus didampingi selama dua tahun karena proses transfer ilmu pengetahuan sehingga sekolah mampu mengelola unit usahanya,” kata Awaluddin. Ia menambahkan, tiga sekolah lainnya di Palembang yang akan menerapkan sistem online yakni SMU Negeri 3, SMU Negeri 1 dan SMP Negeri 1.
Selain peresmian Warnet SMUN 2, kemarin juga diluncurkan portal Sekolah Online yang dapat dimanfaatkan di wilayah Sumbagsel sebagai media sekolah untuk masuk ke dalam akses internet global dengan situs www.sekolah/online.net .

Tarif Murah
Kepala SMU Negeri 2, Drs Purwira mengemukakan, hadirnya Warnet di sekolah akan menunjang proses belajar mengajar serta mempercepat akses informasi bagi siswa. Tarif yang ditetapkan hanya Rp 2.500 per jam. “Lebih murah dibanding tarif jasa internet di luar yang mencapai Rp 6.000 per jam,” kata Purwira.
Kasi Kurikulum Diknas Palembang, Drs Aman Makmur menilai wajar sekolah memiliki fasilitas PC online seperti lembaga pendidikan di luar negeri. Menurutnya hampir semua sekolah di Palembang –mencakup SMU Negeri (20 sekolah), SMU Swasta (103), SMK Negeri (6) dan SMK Swasta (35), SLTP Negeri (55) dan SLTP Swasta (145)–, tidak memiliki fasilitas internet.
Dana Rp 50 juta untuk fasilitas 10 PC, menurut Aman, idealnya dapat dipenuhi pemerintah untuk masa 2-5 tahun dengan alokasi bertahap. “Kenyataannya, alokasi dana pendidikan kecil dan minus sehingga terkesan pendidikan diabaikan,” kata Aman.

Sumber : (sin) Sriwijaya Post


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Buku Panduan Ujian Laris
Artikel selanjutnya :
   » » Pameran Seni