Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Kamis
20
Mar '03

Ditangkap, Pembunuh Penyanyi Kafe di Bekasi


Tim Buru Sergap (Buser) Polres Metro Bekasi, Kamis (20/3) dini hari, menangkap Fahrul Amin (20), tersangka pembunuh Ny. Hapsari (43), ibu rumah tangga yang juga penyanyi di kafe milik mantan suaminya di Jatiasih, Bekasi, Jumat (14/3) pekan lalu.

Tersangka ditangkap di tempat persembunyiannya di sebuah rumah di Kabupaten Purwokerta, Jawa Tengah. Sampai berita ini diturunkan tersangka Fahrul Amin masih dalam perjalanan di kereta api dri Jawa Tengah menuju ke Bekasi untuk selanjutnya dibawa Polsek Jatiasih, Bekasi.

”Tersangka Fahrul Amin dalam perjalanan menuju Bekasi,” kata Ketua Tim Buser Polres Metro Bekasi, Iptu JM Silaban ketika dihubungi SH melalui telepon genggamnya, Kamis (20/3) pagi.
Silaban menyatakan hingga kini pihaknya belum mengetahui secara persis motif pembunuhan Ny Haspari. ”Tersangka belum mau buka mulut. Mungkin nanti siang ketika tiba di Mapolres Metro Bekasi baru tersangka akan mengungkapkan motif pembunuhan terhadap ibu rumah tangga tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Bachtiar Hasanuddin Tambunan yang dihubungi SH, Kamis (20/3) pagi, membenarkan bahwa pihaknya sudah menangkap tersangka pembunuh Ny. Hapsari.
Ketika ditanya lebih jauh, Kapolres hanya mengatakan, ”Nanti secara resmi akan kami berikan penjelasan tentang kasus ini.” Tentang motif pembunuhan, Kapolres juga belum mau memberikan keterangan dengan alasan masih harus dilakukan pemeriksaan.

Seperti dilansir harian ini, Sabtu (15/3), Ny. Hapsari yang baru bercerai tiga bulan dengan suaminya tewas dibunuh penjahat di rumahnya di Jalan Kemesraan No. 20 RT 05/RW 01, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Pembunuhan terjadi saat warga setempat sedang melaksanakan salat Jumat (14/3) pekan lalu.

Tewas Mengenaskan
Korban tewas dengan mengenaskan dan terdapat luka tusuk senjata tajam di bagian leher, perut, dada, rusuk, dan punggung. Saat itu pelaku juga membawa kabur sepeda motor milik korban Suzuki dengan nopol B-3712-YK dan sebuah telepon genggam milik korban.
Korban pertama kali ditemukan anaknya Deti, kelas III SMU Kranji, Bekasi, yang saat itu baru pulang sekolah. Di meja ruang tamu rumah Ny. Hapsari, polisi menemukan dua buah gelas.

Diperkirakan, pelaku sudah kenal dengan korban dan sempat disuguhi minuman. Diduga kuat, tersangka pelaku tunggal pembunuhan tersebut masuk ke dalam rumah korban saat warga sedang salat Jumat.
Seorang saksi mata, Bambang, warga setempat menuturkan, sebelum ia berangkat salat Jumat sempat melihat seorang pria berjaket merah masuk ke dalam rumah korban. Namun, dia tidak curiga dan diduga pria tersebut tamu pemilik rumah. Ny. Hapsari yang mempunyai dua orang anak, seorang di antaranya mahasiswa.

Sejak bercerai dengan suaminya, ia terpaksa kerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarganya dan membuka sebuah warung di rumahnya. Setiap malam korban juga menyanyi di kafe milik mantan suaminya di Jalan Raya Jatiasih, Bekasi.
Motif pembunuhan ini belum dapat diketahui dan masih dalam pemeriksaan. Tersangka akan dibawa ke Polsek Jatiasih untuk dimintai keterangan sehubungan dengan kasus pembunuhan ini.

Sumber : (jon) Sinar Harapan, Bekasi


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Partai Buruh Usung Awang Jadi Mendagri
Artikel selanjutnya :
   » » Pembunuhan Penyanyi Kafe Terungkap Berkat Telepon Genggam Korban