Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Kamis
13
Mar '03

Dikson lawan petinju Thailand di Maumere


Juara nasional tinju kelas terbang 50,8 kg asal NTT, Dickson Ton akan bertarung melawan Prappalm Por Preecha, petinju peringkat tiga nasional asal Vorapin Thailand dalam pertarungan 10 ronde partai internasional kejuaraan tinju profesional di Maumere, Kabupaten Sikka tanggal 20 April mendatang.

Kepastian Dikson Ton tampil di kejuaraan tinju profesional yang kedua kalinya di NTT ini berdasarkan faximile promotor Boy Kelung dan penanggungjawab kejuaraan, Markus Meha (Uban) yang diterima Redaksi Pos Kupang, Rabu (12/3).

Selain partai Dickson Ton yang akan memperebutkan Sabuk Menakertrans, 10 partai lainnya yang akan bertanding dalam kejuaraan tersebut antara lain Alex Bajawa (peringkat 5 nasional) asal Sasana Mira Boxing Camp Bali akan melawan Jefry Suit (peringkat 8 nasional) asal Sasana Martelu BC Jakarta dalam pertarungan delapan ronde kelas bulu yunior 55,3 kg, memperebutkan sabuk Gubernur NTT.

Hermensen Ballo (juara nasional tahun 2002 NTT) akan melawan Melki Lelemboto (juara STE 2002) di Sulawesi Utara dalam pertarungan empat ronde kelas terbang 51 kg, memperebutkan medali Ketua Umum PB Pertina. Ade Alfons (juara nasional) asal Uban BC Batam berhadapan dengan Guntur (peringkat dua nasional) asal Sasana Buana BC Jakarta dalam pertarungan delapan ronde kelas menengah yunior 69 kg perebutan sabuk bupati.

Partai lainnya, Paul Roger vs Michael Dalopez (kelas terbang), Dian Rodriques vs Dastesa Moniaga (kelas layang), Jon Jon Flores vs Ibrahim (bantam), Tony Pasaribu vs Wira Markus Gea (kelas ringan), Fransisco Zaragosa vs Maskur (kelas bulu), Denny Ririmase vs Juharum Silaban (terbang mini), Benoni Upratu vs Moses Resi (kelas bulu).

Wakil Ketua KTI NTT, Ir. Abraham Paul Liyanto yang ditemui terpisah, Rabu (12/3) menjelaskan, KTI NTT siap melaksanakan kejuaraan tersebut. Untuk maksud tersebut, KTI NTT akan segera berkonsultasi dengan KTI pusat berkaitan administrasi perizinannya. KTI NTT, demikian Paul juga akan bekerjasama dengan Pengda Pertina NTT untuk membina petinju yang siap beralih ke profesional. “Kalau ada petinju amatir yang mau ke profesional, silakan daftar ke KTI NTT,” kata Paul.

Sumber : (kas) Pos Kupang


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Pembunuh Karyawan Toko di Bekasi Diburu ke Palembang
Artikel selanjutnya :
   » » Polsek Kuala Mandor B Masuk Poltabes