Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Sabtu
14
Des '02

Minyak Tanah Menghilang Di Asahan


Minyak tanah di beberapa wilayah Kab Asahan mulai hilang dari pasaran. Hingga mengakibatkan, sebagian besar masyarakat kota Kisaran dan wilayah kecamatan Talawi,Tanjung Tiram,Buntu Pane dan Air Batu mulai bingung mendapatkan minyak untuk keperluan sehari hari itu. Kalaupun ada harganya dijual tingkat pengecer dari Rp.1300 hingga Rp.1500 dan Rp.1800/liter

Menurut keterangan Waspada peroleh, Jumat (13/12), kesulitan masyarakat mendapatkan minyak tanah itu terjadi sejak ramadhan hingga sampai lebaran 1423 H bahkan setiap kedai pengecer masing-masing menjualnya diatas HET yang ditentukan Pertamina Rp.810/liter Masyarakat tidak mengetahui jelas sebab hilangnya minyak tanah dipasaran saat ini,Bahkan keterangan kehilangan minyak tanah itu berbagai versi ada mengatakan karena didroup pangkalan kepada agen pengecer hingga masayarakat tidak kebagian membeli dan ada juga mengatakan,karena hilangnya minyak tanah itu dijual kepihak ketiga dalam keperluan sampan motor nelayan melaut. Namun sebegitu jauh kebenaran informasi itu belum dapat diketahui pasti.

Walaupun peredaran minyak tanah dalam penanganan Pemkab.Asahan melalui Kabag Perekonomian Drs.Bindu Silaban,tetapi masyarakat daerah ini tetap kesulitan mendapat meninyak tanah kalaupun ada dijual harganya melambung ditingkat pengecer,celetuk seorang warga.

Kabag Perek dikonfirmasi Waspada mengenai hal itu di kantornya Jum,at (13/12) tidak berhasil karena belum kelihatan masuk berikut staf kantornya hanya kelihatan beberapa orang saja yang baru hadir pada pasca liburanlebaran saat ini.

Kalangan masyarakat menilai hilangnya minyak tanah dan naiknya harga eceran di pasaran daerah Kab.Asahan saat ini tak terlepas tangungjawab Kabag Perekonomian selaku aparat pemerintah yang membidangi masalah itu.”Saya minta pemerintah daerah setempat harus serius menangani terjadinya kelangkaan minyak tanah yang dibutuhkan masayrakat,bila hal ini terus dibiarkan sama artinya membiarkan rakyat menderita dampak kesulitan minyak tersebut,” ujar seorang tokoh pemuda di Kisaran Gandi.

Terjadinya kelangkaan minyak tanah di Asahan akhir-akhir ini,ada juga menduga akibat oknum di Pemkab Asahan yang mengelola peredarannya tidak melaksanakan aturan yang sebenarnya.Diduga juga adanya diselewengkan untuk kepentingan pribadi sebagaimana ditemukan LSM dan LP 2 Migas Sumut

Sumber : (a08) Waspada, Kisaran


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Kecelakaan di Atas Ring adalah Kesalahan Petinju dan Pelatih
Artikel selanjutnya :
   » » Dominasi Penyanyi Wanita di Peta Musik 2002