Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Minggu
16
Jun '02

Histeria Piala Dunia, Histeria Asesoris


WORLD CUP Korea-Japan 2002 sungguh fantastis. Jutaan warga bumi, dipaksanya melongokkan pandangan ke dua buah negara di Benua Asia itu. Histeria World Cup (Piala Dunia) tahun 2002 ini, juga merambah ke setiap negara di hampir seluruh pelosok dunia. Termasuk Indonesia, khususnya Kota Palembang. Dari anak-anak, remaja, sampai orang tua, begitu semangatnya ketika mendengar betapa tim-tim idola mereka beraksi, plus pemain-pemainnya. Mengidolakan, kemudian tidak hanya sebatas kata-kata dan impian saja. Lalu, banyak orang mewujudkannya dengan berbagai asesoris-asesoris yang dapat menyemarakkan hati dan suasana di tengah demam piala dunia.

Pantauan Sripo, Sabtu (15/6) di beberapa pusat perbelanjaan, seperti Toko Buku (TB) Gramedia dan International Plaza (IP), counter penjualan asesoris piala dunia selalu saja diserbu pengunjung. Terutama anak muda, baik pria maupun wanita, terlihat sangat bersemangat begitu poster atau asesoris tertentu tentang bintang sepakbola-nya terpampang.

Maskot dan asesoris piala dunia, tidak ayal menjadi laris manis “bak kacang goreng”. Di hampir semua pusat perbelanjaan, toko, bahkan pedagang kakilima (K-5), saat ini produk asesoris dan maskot Piala Dunia 2002 Korea-Jepang juga tidak sulit dicari. Asesoris dan maskot tersebut, yakni tiga boneka maskot, Ato, Kaz, dan Nik, serta berbagai aksesoris, seperti plastik Cup, Stationery Holder, Pen Holder, dan Photo Holder. Belum lagi baju, handuk, jam tangan, jam dinding, tas, asbak, alat tulis, serta gantungan kunci dan mainan tas.
“Piala dunia dilaksanakan empat tahun sekali, wajar dong kalau kita mengkoleksi benda-benda yang berkaitan dengan kompetisi akbar yang melibatkan tim-tim tangguh dari seluruh belahan dunia,” ujar Yulius (23), mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) yang ditemui sedang memilih kaos dengan gambar pemain-pemain sepakbola di TB Gramedia.

Harga barang-barang itu sangat variatif, sesuai dengan isi kantong para remaja. Walaupun ada juga yang menjual kualitas dan bahan yang bermutu tinggi, hingga harga menjadi mahal. Boneka maskot Ato, Kaz, dan Nik yang besar seharga Rp 189.000, dan kecil seharga Rp 139.000. Sedangkan maskot Three in One (satu paket terdapat Ato, Kaz, dan Nik) yang besar seharga Rp 499.000, Three in One kecil seharga Rp 369.000. Sedangkan aksesoris Ato, Kaz dan Nik lainnya, yakni Plastik Cup Rp 39.900, Pen dan Stationery Holder Rp 45.900, serta Photo Holder Rp 55.900. Benny J Silaban SE, Store Manager Gramedia, menjelaskan pihaknya bekerja sama dengan stasiun televisi RCTI untuk memenuhi pengadaan produk-produk Piala Dunia 2002 yang asli.

“Sejak bulan April, Gramedia memesan boneka maskot Ato, Nik, dan Kaz berukuran besar sebanyak 45 buah, dan berukuran kecil sebanyak 60 buah,” ujar Benny.
Ditambahkannya produk-produk piala Dunia ini banyak yang palsu dijual di pasaran, namun yang asli memiliki stiker hologram piala dunia 2002.
“Terutama boneka maskot yang dimasukkan ke dalam kotak bersegi enam dan ditempeli stiker hologram,” katanya.
Walau belum ada angka pasti, prospek penjualan asesoris dan maskot piala dunia, dipandangnya sangat menjanjikan. Hingga tidak salah, setiap tempat perbelanjaan bersaing menyediakan yang terbaik.

Sumber : (mgi/mgh) Sriwijaya Post, Palembang


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Sucay Buang Ekstasi dalam WC
Artikel selanjutnya :
   » » Unions say labor bill gives less protection to workers