Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Kamis
14
Mar '02

‘Wartawan’ Kelabui Anggota CNI


Nasib sial menimpa Medi Silaban (31). Wanita yang juga menjadi anggota Centranusa Insancemerlang (CNI) terjebak dan tertipu oleh salah seorang yang calon anggota perusahaan multilevel marketing itu, John Piter Pasaribu (39). HP merek Samsung dan uang Rp 120.000 hilang dibawa kabur pelaku.

Peristiwa yang menimpa korban ini terjadi pada Ahad (10/3) sekitar pukul 10.00 WIB. Ketika itu korban dan John sedang menanti kedatangan bus yang akan mengantar mereka ke arah Kali Deres, Jakarta Barat.

Korban berencana mengajak John, yang mengaku bekerja sebagai wartawan pada majalah Gema Pariwisata, ke kantor CNI yang berada di Jl Arteri Kedoya, Jakarta Barat, untuk mendaftarkan diri menjadi anggota CNI.

Waktu terus berjalan, bus yang mereka nanti belum kunjung datang. Sementara itu, korban ingat bahwa pulsa mentarinya telah habis. Karena itu, sambil menanti bus tiba, korban memanfaat waktu menanti bus tersebut untuk membeli pulsa. Dia mempercayakan kepada John untuk membelikan pulsa.

Korban menyerahkan HP Samsung, hadiah pemberian suaminya, kepada John. Korban juga memberikan uang tunai sebesar Rp 120 ribu kepada pria yang mengaku bekerja sebagai ‘wartawan’ majalah Gema Pariwisata.

Korban telah mempercayakan semuanya kepada John yang sedang ‘dirayu’ bergabung menjadi anggota CNI. Namun beberapa menit menanti, John tidak juga muncul batang hidungnya.

Perasaan korban mulai gelisah. Sesekali dia menoleh ke kanan dan kiri, mencari-cari John yang pergi bersama HP dan uang Rp 120 ribu miliknya.

Korban terus menanti kehadiran John sambil sesekali kepalanya celingak celinguk mencari John. “Saya menunggu John selama lima jam,” ucapnya saat memberikan keterangan kepada aparat Polres Metro Bekasi, Rabu (13/3).

Wanita yang tinggal di Jembatan Sebelas RT 04/RW 33, Kelurahan Rawalumbu, Kecamatan Bekasi Timur, ini akhirnya pulang ke rumah dengan hati yang lemas. Dia merasa tertipu. Lelaki yang dipercayainya, telah membawa kabur harta miliknya. Di Terminal Bus Bekasi, John juga membuat korban seperti anak ayam kehilangan induknya.

Namun demikian, korban tidak ingin cepat putus asa. Pada Selasa (12/3) pagi, korban kembali mencari John. Ia pergi ke alamat yang pernah John berikan kepadanya, yakni Perumahan Griya Persada, Kecamatan Tambun, Bekasi. Namun sial, alamat tersebut ternyata palsu.

Korban kembali tidak ingin cepat putus asa mencari John. Pada sore harinya, korban mendatangi kantor John di majalah Gema Pariwisatayang beralamat di sekitar wilayah Cakung, Jakarta Timur. Korban bertemu langsung dengan Pemimpin Umum Majalah Gema Pariwisata, Anis Candeli Kusuma.

Lagi-lagi sial. Anis memang membenarkan bahwa John pernah bekerja sebagai wartawan di kantornya. Namun, sejak setahun yang lalu, John sudah tidak lagi terdaftar sebagai wartawan Majalah Gema Pariwisata. “Soalnya John sudah tak aktif lagi,” ucap korban menirukan alasan Anis saat itu.

Dua kali mengalami nasib sial, korban tetap tidak mau putus asa. Korban akhirnya melaporkan perbuatan John Piter Pasaribu kepada aparat Polres Metro Bekasi, Rabu (13/3).

Korban mengenal John ketika mereka bertemu di kios minuman ibu korban,di halaman luar Metropolitan Mall, Bekasi Selatan. Pada saat itu, mereka berbincang-bincang masalah CNI yang membuat John tertarik untuk bergabung menjadi anggota CNI. Keduanya akhirnya memutuskan pergi ke kantor pusat CNI, Minggu (10/3).

Sumber : (n c16) Republika Online, Bekasi


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.